Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tim PKM UMK Beri Pendampingan, Pembuatan, Dan Penggunaan “ARA BerKeLana” di SD Negeri Kudus

Redaksi Radar Kudus • Sabtu, 19 Agustus 2023 | 15:39 WIB
Pendampingan Pembuatan dan Penggunaan ARA BerKeLana UMK di SD N 5 Bae.
Pendampingan Pembuatan dan Penggunaan ARA BerKeLana UMK di SD N 5 Bae.

KUDUS - Tim Pengabdian kepada masyarakat Universitas Muria Kudus skim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Kudus memberikan pendampingan, pembuatan, dan penggunaan “ARA BerKeLana” (Aplication of Responsibilty Assessment Berbasis Keunggulan Lokal PANTURA) kepada para guru di SD Negeri 5 Bae Kabupaten Kudus.

Kegiatan pendampingan ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan PKM yang dilaksanakan di SD Negeri 5  Bae dengan melibatkan sebanyak 11 guru.

Ketua pelaksana program Sekar Dwi Ardianti, S. Pd, M.Pd yang didampingi oleh anggota pelaksana Savitri Wanabuliandari, S.Pd, M.Pd dan Fajar Nugraha, S.Kom, M.Kom mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bersama mitra yakni SD Negeri 5 Bae. 

Self respossibility penting untuk diukur, agar guru mengetahui sejauh mana self respossibility siswa sehingga guru dapat menemukan solusi tepat mengatasi permasalahan tersebut," ujarnya.

"Salah satu cara untuk mengetahui keterserapan self respossibility adalah melalui pengembangan alat assesment dalam bentuk aplikasi. Kegiatan ini masuk dalam Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) pendanaan dari Kemdikbudristek tahun 2023 ” jelasnya.

Kepala sekolah Endah Kusiati, S.Pd. dalam sambutannya mengatakan pihak sekolah sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat dari UMK. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada UMK dan Kemdikbudristek atas kegiatan yang dilaksanakan di sekolah ini semoga bermanfaat bagi para guru dan siswa,” tuturnya.

Pemerintah berkomitmen meningkatkan karakter melalui PPK, karena mulai terjadi degradasi moral dan karakter.

Self responsibility menjadi perhatian pemerintah saat ini karena ditengarai masih banyak siswa usia sekolah yang semakin menurun tingkat tanggung jawab terhadap kewajibannya.

Jika hal ini dibiarkan dapat berakibat munculnya perilaku yang cenderung negatif seperti intoleransi, egoisme dan kurangnya kepedulian lingkungan.

Salah satu cara untuk mengetahui keterserapan self respossibility adalah melalui pengembangan alat assesment yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar self respossibility siswa.

Photo
Photo

Pendekatan dalam PKM ini adalah participant active learning. Bentuk kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan interaktif dan pendampingan sehingga terjadi interaksi dua arah antara tim PKM dan peserta kegiatan

Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan beberapa mahasiswa dari 3 program studi di UMK, agar memberikan bekal pengalaman kepada mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kemasyarakatan.

Tujuan PKM ini, mengidentifikasi macam alat assessment untuk mengukur self respossibility; meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan alat assessment untuk mengukur self respossibility; meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan Aplication of Responsibilty Assessment Berbasis Keunggulan Lokal PANTURA (ARA BerKeLana). (lia/*)

 

Editor : Ali Mustofa
#mahasiswa #universitas muria kudus #UMK #ARA BerKeLana #guru