KUDUS – Setelah mendapatkan penghargaan adipura, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) terus bekerja keras meraih Adipura Kencana. Untuk mewujudkan itu PKPLH akan fokus menata TPA untuk mengurangi volume sampah.
Diketahui, volume sampah di TPA Tanjungrejo mulai berkurang. Pengurangan ini terjadi karena program Busadipah (Buang Sampah Dibayar dengan Sampah) dari rumah tangga.
Tak hanya itu, pihaknya juga bekerja sama dengan PT Djarum dalam pengolahan sampah. Sampah dengan kapasitas 50 hingga 80 ton diolah menjadi pupuk kompos.
Kepala Dinas PKPLH Kabupaten Kudus Abdul Halil, mengatakan, untuk tetap konsisten dibutuhkan dukungan dari Pemkab Kudus.
“Saat ini yang kami butuhkan peremajaan alat berat berupa bego. Sebab kami hanya memiliki satu dan butuh tambahan untuk mengoptimalkan operasional di TPA,” jelasnya.
Kondisi TPA sekarang ini jauh lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Bau menyengat berkurang. Lalat juga tidak terlalu banyak. Sekarang ada zona aktif dan pasif serta saluran ada di TPA tertata dengan baik.
Halil juga menggiatkan sosialisasi pilah sampah dari rumah tangga. Ia menambahkan, untuk di Kudus sendiri untuk bank sampah paling besar ada di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae. “Kami jug melibatkan semua stakeholder. Desa bisa membuat bank sampah,” jelasnya.
Dia mengatakan optimistis 2025 Kabupaten Kudus mampu meraih Adipura Kencana. (adv)