Murtono, selaku owner B&P Garden Kampung Kuto menyebut ada beragam fasilitas yang disediakan di lahan seluas 4 hektare tersebut untuk belajar mengenai pertanian atau perkebunan.
Di antaranya ada 1000 pohon pisang, jenisnya ada pisang cavendish dan raja. Lalu ada jambu kristal 200 pohon, buah naga 500 pohon, dan kelengkeng 700 pohon.
Selain itu juga ada edukasi tentang peternakan, pihaknya menyediakan sekitar 100 domba/kambing. Ada juga kolam renang dewasa dengan kedalaman satu meter dan anak-anak dengan kedalaman 40 sentimeter, hiburan taman burung merpati, angsa, kalkun, dan kelinci.
Perihal makanan pun tak ketinggalan. Bagi pengunjung juga dapat menikmati hidangan kantin dengan delapan los serta tempat oleh-oleh olahan pisang yang tak jauh dari lokasi area masuk.
Dia juga menjelaskan, selain pengunjung dapat mengitari seluruh kawasan edu trip Kampung Kuto, tempat wisata berbasis agrowisata tersebut juga sering digunakan untuk pelatihan, serta outbound anak-anak.
"Misalnya kegiatan dari pusat pelatihan dan pedesaan swadaya (P4S), lalu ada juga kegiatan budidaya pertanian untuk pelatihan pra purna tugas oleh BKD Jepara, dua tahun sekali," jelasnya.
Dari pelatihan tersebut, kata dia, peserta/pengunjung akan belajar banyak hal mengenai cara budidaya tanaman, sampai pada mencoba praktek. Sehingga pihaknya juga melakukan pendampingan untuk itu.
"Rencananya kami akan buat sebuah taman kelinci nantinya," imbuhnya.
Bagi warga Kudus yang ingin menikmati wisata edukasi agrowisata ini mudah sekali untuk menuju lokasi. Yakni terletak di wilayah Jalan Ganesa 2 RT 02 RW 02 (Belakang Balai Desa Purwosari). Dan bagi yang ingin reservasi untuk kegiatan outbound maupun pelatihan juga bisa.langsung menghubungi nomor WhatsApp 087701018555. (ark/adv) Editor : Ali Mustofa