Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral! Satpol PP Kudus Tendang Pengamen Badut saat Razia, Ini Alasannya

Abdul Rokhim • Jumat, 22 Juli 2022 | 21:05 WIB
AMANKAN: Satpol PP Kudus mengamankan pengamen badut di kudus baru baru ini. (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)
AMANKAN: Satpol PP Kudus mengamankan pengamen badut di kudus baru baru ini. (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)
KUDUS - Jagat media sosial digegerkan dengan video tindakan kontak fisik petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kudus ketika menertibkan pengamen badut baru baru ini. Dari cuplikan video tersebut, salah satu petugas nampak menendang pengamen badut ketika hendak diangkut ke atas mobil patroli.

Baca Juga : Truk Tronton Muatan Rol Kertas Terguling di Kudus, Begini Kronologinya

Dari video yang berdurasi sembilan detik dengan caption ''Sama-sama cari uang kasihan badutnya'' tersebut. Nampak, petugas Satpol PP menertibkan badut pengamen untuk dinaikkan ke atas mobil patroli. Namun, tindakan yang tidak mengenakkan justru dialami oleh sang badut.

Ditanya soal video tersebut, Kepala Satpol PP Kudus, Kholid Seif melalui Kasi Obsdal Zaenuri menuturkan, bahwa penertiban tersebut dilakukan pada Kamis (21/7) sekira pukul 19.00. Lokasinya berada di perempatan Peganjaran.

Ia menambahkan, dalam operasi tersebut tim Satpol PP melakukan penertiban yang mengacu pada Perda 15 Tahun 2017 tentang penanggulangan Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT). Beredarnya video tersebut kemudian diklarifikasi langsung olehnya, Ia menuturkan bahwa petugas sempat mendapat perlawanan dari sang badut ketika hendak ditertibkan.

Bahkan, badut berinisial FK, warga Desa Demaan itu sempat melarikan diri. Tak hanya itu, ketika diamankan sang badut juga sempat melakukan kontak fisik dengan petugas.

"Ada kontak fisik dengan petugas dan tidak mau naik ke mobil. Jadi, tendangan (mendorong agar masuk ke mobil, Red) dilakukan secara spontan tanpa ada unsur kesengajaan," katanya.

Lebih lanjut, ia menyayangkan sikap pengamen badut yang tidak kooperatif kepada petugas. Jikalau badut bersikap kooperatif, maka tindakan kontak fisik dari petugas tidak akan terjadi.

Meski begitu, atas kejadian tersebut pihaknya mengaku akan mengevaluasi penanganan PGOT. Nantinya, petugas akan didorong lebih humanis dalam penertiban. (gal/khim) Editor : Abdul Rokhim
#satpol pp lkudus #badut kudus dianiaya #video badut kudus #badut kudus #Kudus