Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kirab Temu Penganten Tebu Awali Musim Giling di PG Rendeng Kudus

Ali Mustofa • Rabu, 11 Mei 2022 | 16:36 WIB
AKHIRNYA GILING LAGI: Kirab temu tebu penganten digelar sebagai tanda dimulainya giling di PG Rendeng kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
AKHIRNYA GILING LAGI: Kirab temu tebu penganten digelar sebagai tanda dimulainya giling di PG Rendeng kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
KUDUS – Pabrik Gula (PG) Rendeng kembali akan giling tahun ini. Usai adanya revitalisasi mesin dan peralatan. Sebelumnya pabrik gula yang berdiri zaman kolonial ini, vakum sejak 2021 dan berjalan tak optimal pada 2020. Kemarin, proses permulaan giling ditandai dengan kirab temu penganten tebu.

Dalam kirab temu penganten tebu itu, diiringi barongan. Sementara beberapa pegawai PG Rendeng membawa tebu yang dibalut dengan pita. Tebu-tebu itu, juga didandani dengan balon dan hiasan lain. Mereka berjalan membawa tebu-tebu itu dari seberang jalan. Diarak memasuki area PG Rendeng.

Dilanjut dengan acara seremonial penyerahan secara simbolik tebu-tebu itu ke jajaran direksi PG Rendeng. Dua tebu paling depan diberi nama. Itulah mantennya. Manten tebu lelaki diberi nama Bagus Setyo Raharjo. Dan manten tebu perempuan bernama Roro Gendhis Ayu.

Usai diarak dan diserahkan ke jajaran petinggi PG Rendeng, tebu-tebu itu kemudian dimasukkan ke mesin penggilingan.

Manajer PG Rendeng Erwin Tri Hatmoko melalui Kepala Bagian Tanaman Febri Prasetyawan mengatakan, proses penggilingan akan dimulai pada Minggu (15/5) nanti. Sementara penerimaan tebu pada Kamis (12/5).

”Acara ini puncak selamatan giling. Sebagai bentuk syukur. Setelah pada 2021 tak bisa giling, karena ada revitalisasi mesin," jelasnya.

Photo
Photo
SEREMONI PROSESI SELAMATAN: Salah satu petinggi PG Rendeng memasukkan tebu penganten ke mesin giling sebagai tanda dimulainya musim giling. ((DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Revitalisasi dimulai sejak 2019. Dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) mencapai Rp 250 miliar. Itu untuk dua PG dan satu PMN. ”Alatnya jadi satu. Ada proyek PMN dan PG sendiri," jelasnya.

Untuk target penggilingan kali ini, pihaknya menargetkan 270 ribu ton tebu. Dengan rendemen 7,01. Rinciannya per hari akan ada 2.500 ton tebu yang digiling.

”Kami sudah tes dua kali. Semua menggunakan beban tebu. Kami uji coba pabrik dari giling sampai rampung. Terakhir pada 25 April. Skor 98,7 persen. Artinya lolos untuk persyaratan giling 2022," jelasnya.

Jumlah tebu tersebut akan berasal dari petani di Kudus dan sekitarnya. Seperti Jepara, Pati, Blora, dan Rembang. Dengan area tanam sekitar 4.000 hektare.

”Kalau kemarin (saat tidak ada giling, Red) penggilingan sempat lari ke PG Trangkil. Kali ini kami siap bersaing dengan para kompetitor. Karena peralatan siap dan kami siap bersinergi," imbuhnya. (tos/lin) Editor : Ali Mustofa
#kirab penganten tebu #temu penganten tebu #Musim Giling #Kudus #pg rendeng kudus