Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gus Baha: Jangan Putus Asa, Alquran Datang Bawa Solusi

Ali Mustofa • Jumat, 29 April 2022 | 01:45 WIB
MUKJIZAT TERBESAR: Gus Baha dalam Ngaji Pitulasan Masjid Al-Aqsha Menara Kudus mengajak umat Islam meneladani dan mengamalkan isi Alquran. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)
MUKJIZAT TERBESAR: Gus Baha dalam Ngaji Pitulasan Masjid Al-Aqsha Menara Kudus mengajak umat Islam meneladani dan mengamalkan isi Alquran. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)
KUDUS – Ngaji Pitulasan Masjid Al-Aqsha Menara Kudus pada Selasa (26/4) malam menghadirkan ulama Asal Rembang KH. Ahmad Bahauddin Nursalim. Dalam ceramahnya, Gus Baha’ sapaan akrabnya menyampaikan Alquran menjadi solusi masalah seluruh umat.

Ngaji Pitulasan tersebut dilaksanakan di aula Sekretariat Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK). Pengajian tersebut dibuka dengan tadarus Alquran terlebih dahulu.

Gus Baha’ menyampaikan, Alquran mukjizat dari Nabi Muhammad yang diwariskan kepada umatnya. Isi Alquran menyangkut semua hal yang ada dalam kehidupan, baik di dunia maupun akhirat.

"Jadi Alquran maupun Islam menjadi solusi umat. Saya sering menangis ketika mengkajinya," kata ulama kharismatik itu.

Photo
Photo
GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus

Dicontohkan Gus Baha’ Islam bukan menjauhkan tetapi mendekatkan umat kepada Allah SWT. Di samping itu, Alquran selalu ada harapan kepada orang yang bermasalah. Meskipun orang tersebut tergolong fasik tetap diampuni ketika bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Selain itu, banyak fadilah dari bacaan surat Alquran. Seperti surat Al-Mulk ketika istikomah dan mampu dihafal. Surat tersebut bisa memberikan syafaat ketika ada di alam kubur. Pertolongan dari siksa kubur akan datang.

“Mashur cerita ketika malaikat hendak menyiksa terjadi perdebatan dengan surat Tabarok, karena jenazah dulunya menghafal surat tersebut. Kemudian Kalamullah itu matur kepada Allah agar bisa mensyafaati sang mayit. Karena malaikat menyiksa otomatis juga memukul surat Alquran yang berada di dalam diri sang mayit," tambahnya.

Dalam praktiknya, Alquran juga mengajarkan umat untuk dermawan untuk bersedekah kepada sesama. Itu bagian ilmu sosial yang juga diajarkan Nabi Muhammad.

Maka dari itu, Gus Baha’ mengajak umat agar selalu mencintai Alquran. Umat Islam diharapkan bisa meneladani isinya dan mengamalkannya dalam kehidupan. (gal/mal) Editor : Ali Mustofa
#Gus Baha #masjid menara kudus #ngaji pitulasan #dermawan #alquran #Kudus