Total terdapat 11 jabatan yang diserahterimakan Kapolda dalam rangkaian acara yang digelar di Gedung Borobudur Mapolda pada Senin (10/1).
Jabatan Kapolres Kudus yang semula diemban AKBP Aditya Surya Dharma dialihkan kepada AKBP Wiraga Dimas Tama. Sedangkan jabatan Kapolres Blora yang saat ini diemban AKBP Wiraga Dimas Tama digantikan AKBP A’an Hardiansyah.
Kapolda Jateng berterima kasih atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan pejabat lama semasa bertugas di Jateng. Mutasi jabatan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan pada anggota Polri untuk menambah rekan jejak penugasan di tempat baru, sehingga hal ini merupakan suatu kebanggaan.
“Meski bertugas di tempat baru, jalinan komunikasi dengan keluarga besar Polda Jawa Tengah harus tetap dibangun. Kami selalu terbuka bagi komunikasi dan silaturahmi. Satu keluarga tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.
Di sisi lain, Kapolda berharap para pejabat yang mengemban jabatan baru di Polda Jateng memberi warna baru bagi pelaksanaan tugas di Polda Jateng. Kapolda mengucapkan selamat datang dan berharap pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri.
“Lakukan akselerasi dengan menggunakan terobosan kreatif. Semoga harkamtibmas di Jateng makin dinamis dan terjaga kondusif,” katanya.
Kapolda Jateng menegaskan penegakan protokol kesehatan dan antisipasi Covid-19 masih menjadi perhatian utama di Jateng saat ini. Kapolda berharap para pejabat baru segera membangun sinergitas dengan stakeholder dan instansi terkait.
Menurut Kapolda, sinergitas antar lini merupakan kunci keberhasilan dalam penanganan Covid-19 di Jateng.
“Gunakan akses kerja sama yang sudah dirintis untuk mendukung program vaksinasi yang saat ini sudah berjalan baik. Kalau perlu langkah kontinjensi penanganan covid, maka itu juga harus dilaksanakan secara bersama-sama dengan instansi terkait,” tambahnya.
Dengan memantapkan koordinasi dan sinergitas, kata Kapolda, program pemerintah untuk memulihkan ekonomi nasional dapat dilaksanakan dengan baik.
“Polda Jateng harus berada di garda depan sekaligus bersinergi dengan instansi lain dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. Tentunya ini butuh inovasi dan percepatan agar dapat berjalan sesuai harapan,” terangnya. (mal) Editor : Ali Mustofa