Kasi Surveilans dan Imunasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Aniq Fuad menyatakan, pihaknya telah memepersiapkan beberapa antisiapasi saat musim libur akhir tahun nanti. Pihaknya telah menyiapkan 60 ribu tes rapid antigen yang akan dites secara acak di tempat umum.
”Stok kami masih aman. Nanti akan diadakan tes secara acak di tempat keramaian. Langkah ini, untuk menanggulangi penyebaran Covid-19," imbuhnya.
Guna mengantisipasi masuknya Covid-19 varian Omicron, Pemkab Kudus memberlakukan pengetatan wilayah. Khususnya bagi para pendatang atau pemudik dari luar Kudus.
Waspada Omicron, Wisatawan Luar Kudus Tak Boleh Masuk
Bupati Kudus Hartopo mengungkapkan, pihaknya belum mendapatkan laporan warga yang mudik ke Kudus. Mengantisipasi hal itu, Hartopo meminta adanya pengetatan wilayah di tingkat RT. Peran RT hingga camat setempat sangat diperlukan dalam mendata warga luar Kudus.
Hartopo juga selalu meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Salah satunya memakai masker. Warga diminta tak melepas masker sembarangan. ”Jangan melepas masker sembarangan. Harus dilepas di tempat yang steril," imbaunya. (gal/lin)
Editor : Kholid Hazmi