Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

BPPKAD Optimistis PAD Kudus 2021 Capai Target

Ali Mustofa • Rabu, 1 Desember 2021 | 18:40 WIB
PELAYANAN: Loket PBBP2 dan BPHTB di gedung B Setda Kabupaten Kudus masih ramai orang yang mengurus baru-baru ini. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)
PELAYANAN: Loket PBBP2 dan BPHTB di gedung B Setda Kabupaten Kudus masih ramai orang yang mengurus baru-baru ini. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)
KUDUS – Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) sampai akhir tahun optimistis bisa mencapai target. Tercatat, pendapatan asli daerah (PAD) sampai November 2021 sebesar Rp 164,085 miliar dari target Rp 167,49 miliar.

Kepala BPPKAD Kudus Eko Djumartono melalui Kabid Perencanaan dan Operasional Pendapatan Daerah Famny Dwi Arfana mengatakan sampai akhir tahun optimistis melampaui target. Sebab banyak penerimaan pajak per bulan ini sudah lampaui target.

Untuk penerimaan pajak daerah di Kudus, dari Januari hingga akhir November 2021 mencapai Rp 138,06 miliar atau 98,98 persen. Sebelumnya, ditargetkan Rp 125,76 miliar. Namun, setelah ada Perbup No.43 Tahun 2021 tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Bupati Nomor 72 Tahun 2020 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kudus Tahun Anggaran 2021, target pajak daerah dinaikkan menjadi Rp 139,48 miliar.

Photo
Photo
SOSIALISASI: Kepala BPPKAD Eko Djumartono (kiri) bersama Kabid Perencanaan dan Operasional Pendapatan Daerah Famny Dwi Arfana saat sosialisasi PBBP2 baru-baru ini. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

“Meski dinaikkan, pajak daerah hampir tercapai targetnya. Hal ini ditunjang dari 11 pos penerimaan pajak, dan penyumbang terbesar dari pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBBP2), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak penerangan jalan, dan baru disusul dari pajak lainnya,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, pajak hotel sudah melampaui target dari Rp 1,78 miliar saat ini mencapai Rp 1,86 miliar. Pajak restoran target sebesar Rp 7,35 miliar telah tercapai Rp 7,57 miliar.

Sementara, penyumbang terbesar penerimaan pajak daerah yakni PBBP2 target Rp 37,60 miliar sudah tercapai Rp 37,75 miliar dan pajak BPHTB target Rp 36,165 miliar tercapai Rp 37,49 miliar. Kemudian pajak penerangan jalan target Rp 50 miliar sudah tercapai Rp 46,16 miliar.

“Dari 11 pos penerimaan pajak daerah, ada sembilan yang sudah melampaui target. Maka, kami sangat optimistis sampai akhir tahun bisa tercapai target untuk PAD 2021,” ungkapnya.

Pihaknya akan berupaya agar penerimaan pajak daerah dari beberapa pos bisa memenuhi target. Meskipun masih masa pandemi Cocid-19, pihaknya tetap mengupayakan bisa mendapatkan hasil maksimal. (mal)

  Editor : Ali Mustofa
#pajak daerah #tahun anggaran #pad #bppkad kudus