Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bahaya Skincare Putih Instan: Kerusakan Kulit hingga Ancaman Organ Vital

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 9 Desember 2025 | 22:18 WIB
Photo
Photo

RADAR KUDUS - Dermatolog kembali mengingatkan bahaya penggunaan skincare ilegal yang menjanjikan kulit lebih putih dalam waktu singkat.

Produk tanpa izin BPOM yang mengandung merkuri maupun hidrokuinon dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen, tidak hanya pada kulit, tetapi juga pada organ tubuh.

Menurut penjelasan dr Idrianti Idrus, SpDVE, efek “putih seketika” yang ditawarkan bukanlah tanda kulit sehat.

Baca Juga: Ketika Gajah dan Anjing Menjadi Penolong di Tengah Banjir Sumatera, Saat Habitat Mereka Justru Dihancurkan

Kondisi itu muncul akibat pengelupasan berlebihan yang menekan produksi pigmen, sehingga kulit tampak lebih cerah secara tidak alami.

Dalam jangka pendek, pengguna biasanya mengalami iritasi, kemerahan, hingga kulit tampak tipis karena pembuluh darah terlihat jelas.

Kondisi tersebut juga dapat memicu jerawat yang muncul berulang.

Risiko yang lebih berbahaya terjadi dalam jangka panjang. Ketika pemakaian dihentikan, flek hitam cenderung kembali dan menjadi lebih gelap.

Fenomena ini dikenal sebagai okronosis—kelainan pigmentasi yang bisa terjadi di permukaan maupun bagian dalam tubuh.

Pada beberapa kasus, deposit pigmen bahkan dapat muncul di area lain, menandakan kerusakan sistemik.

Baca Juga: Gen Z Wajib Cek Kandungan Skincare: Bahaya Merkuri dan Hidrokuinon Mengintai

Dampak paling fatal dari skincare berbahaya adalah gangguan organ, termasuk risiko gagal ginjal akibat paparan jangka panjang bahan toksik.

Bagi ibu hamil, bahaya meningkat karena zat berbahaya dapat masuk ke aliran darah dan mengganggu perkembangan janin.

Risiko ini dapat menyebabkan kelainan pertumbuhan tulang, otak, maupun gangguan perkembangan lainnya.

Karena itu, masyarakat diimbau selalu memeriksa izin resmi BPOM dan menghindari produk yang menawarkan hasil instan, terutama yang mengklaim bisa membuat kulit putih dalam waktu cepat.(laura)

 

Editor : Ali Mustofa
#Okronosis #Bahaya pemutih instan #Hidrokuinon #Skincare Merkuri #gagal ginjal #Skincare abal abal