RADAR KUDUS - Keputihan merupakan kondisi yang lazim dialami oleh sebagian besar perempuan, baik remaja maupun dewasa.
Meski sering dianggap sepele, faktanya keputihan tidak selalu menandakan kondisi yang normal.
Dalam beberapa kasus, keputihan justru menjadi sinyal adanya gangguan pada organ reproduksi yang perlu segera ditangani.
Secara umum, keputihan terbagi menjadi dua jenis, yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan tidak normal (patologis).
Keputihan normal adalah cairan alami yang diproduksi tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan area kewanitaan.
Cairan ini berfungsi sebagai pelindung alami dari bakteri dan kotoran yang bisa memicu infeksi.
Ciri-ciri keputihan normal antara lain:
-
Berwarna bening atau putih susu
-
Teksturnya sedikit kental
-
Tidak berbau menyengat
-
Tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri
-
Biasanya muncul menjelang dan sesudah menstruasi, saat masa subur, atau ketika tubuh mengalami kelelahan dan stres ringan
Keputihan jenis ini masih tergolong wajar dan tidak berbahaya selama tidak menimbulkan keluhan lain.
Sebaliknya, keputihan tidak normal perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya infeksi atau penyakit tertentu. Ciri-cirinya meliputi:
-
Berwarna kuning, kehijauan, keabu-abuan, cokelat, bahkan disertai darah
-
Bau tidak sedap atau menyengat
-
Tekstur sangat kental, menggumpal, atau berbusa
-
Menimbulkan rasa gatal, panas, perih, serta nyeri di area vagina
Keputihan tidak normal dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi jamur, pertumbuhan bakteri berlebih, virus, parasit, hingga infeksi menular seksual.
Kondisi lain seperti radang pada leher rahim, gangguan hormon, bahkan penyakit serius pada organ reproduksi juga bisa menjadi pemicunya.
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko keputihan tidak normal antara lain:
-
Area kewanitaan yang lembap dan jarang dikeringkan
-
Penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat
-
Kebiasaan menggunakan sabun kewanitaan beraroma
-
Hubungan seksual tidak aman
-
Kebersihan organ intim yang kurang terjaga
Untuk mencegah keputihan tidak normal, terdapat beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
-
Membersihkan area kewanitaan dengan air bersih dan mengalir
-
Menghindari penggunaan sabun berpewangi di area intim
-
Mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari
-
Menggunakan bahan pakaian dalam yang menyerap keringat
-
Menjaga hubungan seksual yang aman
-
Memeriksakan diri ke tenaga kesehatan jika keputihan terus berulang dan disertai gejala tidak normal
Dengan mengenali perbedaannya, perempuan tidak lagi menganggap semua keputihan sebagai hal biasa.
Deteksi dan penanganan sejak dini sangat penting untuk menjaga kesehatan organ reproduksi.
Keputihan adalah bagian alami dari tubuh perempuan, tetapi jika terjadi perubahan warna, bau, dan disertai rasa tidak nyaman, kondisi tersebut tidak boleh diabaikan.
Menjaga kebersihan dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan menjadi langkah terbaik untuk mencegah gangguan yang lebih serius di kemudian hari. (rani)
Editor : Ali Mustofa