Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Keputihan Tidak Selalu Normal: Kenali Perbedaannya dan Waspadai Penyebabnya

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 2 Desember 2025 | 21:20 WIB
Ilustrasi Remaja Perempuan
Ilustrasi Remaja Perempuan

RADAR KUDUS - Keputihan merupakan kondisi yang lazim dialami oleh sebagian besar perempuan, baik remaja maupun dewasa.

Meski sering dianggap sepele, faktanya keputihan tidak selalu menandakan kondisi yang normal.

Dalam beberapa kasus, keputihan justru menjadi sinyal adanya gangguan pada organ reproduksi yang perlu segera ditangani.

Secara umum, keputihan terbagi menjadi dua jenis, yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan tidak normal (patologis).

Keputihan normal adalah cairan alami yang diproduksi tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan area kewanitaan.

Cairan ini berfungsi sebagai pelindung alami dari bakteri dan kotoran yang bisa memicu infeksi.

Ciri-ciri keputihan normal antara lain:

Keputihan jenis ini masih tergolong wajar dan tidak berbahaya selama tidak menimbulkan keluhan lain.

Sebaliknya, keputihan tidak normal perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya infeksi atau penyakit tertentu. Ciri-cirinya meliputi:

Keputihan tidak normal dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi jamur, pertumbuhan bakteri berlebih, virus, parasit, hingga infeksi menular seksual.

Kondisi lain seperti radang pada leher rahim, gangguan hormon, bahkan penyakit serius pada organ reproduksi juga bisa menjadi pemicunya.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko keputihan tidak normal antara lain:

Untuk mencegah keputihan tidak normal, terdapat beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  1. Membersihkan area kewanitaan dengan air bersih dan mengalir

  2. Menghindari penggunaan sabun berpewangi di area intim

  3. Mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari

  4. Menggunakan bahan pakaian dalam yang menyerap keringat

  5. Menjaga hubungan seksual yang aman

  6. Memeriksakan diri ke tenaga kesehatan jika keputihan terus berulang dan disertai gejala tidak normal

Dengan mengenali perbedaannya, perempuan tidak lagi menganggap semua keputihan sebagai hal biasa.

Deteksi dan penanganan sejak dini sangat penting untuk menjaga kesehatan organ reproduksi.

Keputihan adalah bagian alami dari tubuh perempuan, tetapi jika terjadi perubahan warna, bau, dan disertai rasa tidak nyaman, kondisi tersebut tidak boleh diabaikan.

Menjaga kebersihan dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan menjadi langkah terbaik untuk mencegah gangguan yang lebih serius di kemudian hari. (rani)

Editor : Ali Mustofa
#bakteri #infeksi jamur #infeksi #keputihan