RADAR KUDUS - Penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, dan gangguan tulang sendi kini tak hanya menyerang lansia.
Data Kementerian Kesehatan RI tahun 2022 menunjukkan penyakit-penyakit ini makin banyak dialami usia produktif 15-64 tahun.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes menyebutkan, meningkatnya kasus penyakit tidak menular di usia muda disebabkan gaya hidup tidak sehat.
"Pola makan tidak seimbang, kurang tidur, merokok, dan jarang bergerak menjadi penyebab utama," ujarnya.
Kabar baiknya, proses penuaan bisa diperlambat dengan olahraga rutin.
Penelitian terbaru Castillo-Garzón dan tim pada 2022 membuktikan olahraga mampu menurunkan risiko kematian hingga 44 persen.
"Olahraga tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tapi juga mental dan kualitas hidup secara keseluruhan," kata ahli kesehatan olahraga.(kholissofiyana)
Para ahli merekomendasikan kombinasi berbagai jenis olahraga untuk hasil maksimal.
Setiap jenis olahraga memiliki manfaat berbeda yang saling melengkapi dalam menjaga kesehatan tubuh.
"Mulai terapkan pola hidup sehat sedini mungkin. Tidak ada kata terlambat untuk memulai berolahraga," tutup pakar kesehatan.
Dengan menerapkan gaya hidup aktif dan olahraga rutin, masyarakat dapat menikmati hidup yang lebih sehat dan berkualitas di usia senja.
Editor : Ali Mustofa