RADAR KUDUS – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang warga membuka atap sebuah rumah yang berisikan banyak hewan kelelawar.
Atap rumah yang diduga menjadi sarang kelelawar itu akhirnya dibongkar dan memperlihatkan puluhan kelelawar berterbangan.
“Loh, banyaknya kelelawar, ini diternak kali ya?” tulis akun Instagram @jateng_bisa yang kemudian direspon oleh banyak netizen.
Baca Juga: Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh? Simak Penjelasan Dokter Tirta
Sering ditemui di atap rumah, sebenarnya apa saja bahaya kelelawar?
1. Resiko Penyakit Paru-paru
Ternyata kita harus berhati-hati dengan risiko penyakit paru-paru yang ditimbulkan dari kelelawar, yaitu histoplasmosis.
Penyakit ini bisa datang setelah kita menghirup spora jamur di udara dan tanah yang terkontaminasi kotoran kelelawar.
Baca Juga: Dokter Tirta: Suplemen Herbal Bisa Menyehatkan, Tapi Tidak Menyembuhkan Penyakit
Melansir dari Halodoc.com, spora ini berpotensi ditemukan selama proyek pembersihan atau penghancuran gedung atau gua.
Spora ini sangat ringan dan melayang ke udara, sehingga kita tidak akan sadar dan merasakan saat spora tersebut menempel di tubuh atau masuk ke saluran pernapasan.
Baca Juga: Waspada Bahaya Telur Lalat, Kalau Tertelan Bisa Keracunan dan Muntah Parah, Ini Rangkumannya
Histoplasmosis kadang tidak memperlihatkan gejala. Gejala ini muncul itu terjadi 3–17 hari setelah terpapar spora.
Tanda-tandanya yaitu: Demam, Panas dingin, Sakit kepala, Nyeri otot, Batuk kering, dan ketidaknyamanan pada dada.
Pada sebagian orang, penyakit paru ini bisa menyebabkan nyeri sendi dan ruam.
Baca Juga: Tak Hanya Beri Sensasi Pedas di Makanan, Ternyata Merica Bisa Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh
2. Penularan Virusnya Bisa Sebabkan Kematian
Melansir dari Alodokter, dalam kelelawar terbukti terdapat banyak jenis virus yang bisa menyebabkan penyakit pada manusia.
Yang sudah terjadi antara lain virus Corona, Ebola, rabies, Nipah, Hendra, marburg dan lain-lain. Semua virus itu pun dapat menyebabkan kematian.
Virus dapat menyebar setelah manusia berkontak langsung dengan kelelawar, digigit atau dicakar kelelawar, hingga melalui kontak dengan cairan tubuh atau kotoran kelelawar.
Baca Juga: Sayang untuk Dilewatkan, Ini 4 Manfaat Yoghurt untuk Tubuh, Bisa Atasi Sembelit dan Cemas
Setelah terbukti berkontakan, dokter menyarankan kita untuk mencuci bersih dengan air mengalir bagian tubuh dan benda disekitar yang dirasa kena cairan atau kotoran dari kelelawar tersebut.
Cuci menggunakan sabun dengan air mengalir.
Setelah itu, orang yang terkena bisa langsung mengisolasi diri di rumah, dan keluar rumah hanya jika penting saja.
Baca Juga: Ini Dia 6 Khasiat Air Rebusan Bawang Putih dan Madu, Bisa Mengobati Stroke hingga Kolestrol
Bila muncul gejala batuk pilek, anda bisa menggunakan masker serta batuk dan bersin dengan menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau lengan baju bagian dalam yang dekat dengan ketiak. (nib)
Editor : Ali Mustofa