RADAR KUDUS - Kembang kol merupakan sayuran silang yang berbentuk seperti brokoli versi berwarna putih.
Kembang kol memiliki kuntum yang bergerombol dan dihubungkan oleh inti yang tebal.
Sayuran ini merupakan tumbuhan yang termasuk dalam kelompok botrytis dari jenis Brassica oleracea (suku Brassicaceae).
Selain itu, tumbuhan ini sebagai sayuran juga lazim dikenal sebagai kubis bunga yang merupakan terjemahan harfiah dari bahasa Belanda bloemkool.
Kata blumkol juga dikenal secara lazim
Kembang kol mirip dengan brokoli.
Perbedaannya, kembang kol memiliki kepala bunga yang banyak dan teratur dengan padat.
Hanya "kepala" kembang kol yang lazim dimakan.
Sementara pada dasar kepala tersebut terdapat daun-daun hijau yang tebal dan tersusun rapat
Sayuran mirip brokoli ini kaya akan serat, yang penting untuk sistem pencernaan, kesehatan jantung hingga menurunkan risiko kanker.
Kembang kol mengandungrendah kalori dan kaya akan berbagai vitamin serta mineral penting.
Dalam 1 cangkir sekitar 107 gram kembang kol menyediakan nutrisi seperti 27 kilo kalori. 2 gram serat, 58% Vitamin C dari kebutuhan harian tubuh atau daily value (DV), 14% Vitamin K dari DV.
Selain itu, kembang kol juga mengandung Folat 15% dari DV, Vitamin B6 12% dari DV, Asam pantotenat: 14% dari DV, Kalium: 7% dari DV, Mangan: 9% dari DV, Kolin: 8% dari DV, Magnesium: 4% dari DV dan Fosfor: 4% dari DV.
11 Khasiat Sayur Kembang Kol untuk Kesehatan
Dalam penjelasan diatas, kembang kol, adalah salah satu jenis sayuran yang kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Berikut adalah 11 khasiatnya:
1. Sumber Nutrisi
Kembang kol mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin K, vitamin B6, asam folat, dan serat.
Nutrisi-nutrisi ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C yang tinggi dalam kembang kol membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Sehingga tubuh lebih tahan terhadap penyakit dan infeksi.
3. Menjaga Kesehatan Tulang
Kembang kol kaya akan vitamin K, yang penting untuk kesehatan tulang dan membantu mencegah osteoporosis.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Serat dan antioksidan dalam kembang kol dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah.
Asupan serat yang cukup dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
Sehingga sangat bermanfaat bagi pengidap penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Cara kerjanya dengan membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.
5. Menjaga Kesehatan Mata
Kembang kol mengandung lutein dan zeaxanthin.
Dua jenis antioksidan ini penting untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah penyakit mata terkait usia.
6. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Serat dalam kembang kol membantu menjaga kesehatan pencernaan dengan meningkatkan pergerakan usus dan mencegah sembelit.
7. Menjaga Berat Badan Ideal
Kembang kol rendah kalori dan mengandung serat.
Sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam diet bagi yang ingin menjaga berat badan ideal.
Bahkan Studi ilmiah berjudul The role of dietary fibers in regulating appetite, an overview of mechanisms and weight consequences yang terbit pada Critical Reviews in Food Science and Nutrition menemukan, kembang kol merupakan sumber serat yang baik.
Studi juga menjelaskan, kembang kol efektif memperlambat sistem pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang.
Hal ini dapat membantu mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi sepanjang hari untuk membantu mengendalikan bobot tubuh.
Selain itu, kandungan air yang tinggi di dalam kol memberikan efek penurunan berat badan.
Karena faktanya, tubuh terdiri dari 92% air.
Dengan mengonsumsi makanan tinggi air dan rendah kalori, hal ini bisa membantu penurunan berat badan.
8. Mengurangi Risiko Kanker
Kembang kol mengandung senyawa-senyawa fitokimia yang memiliki sifat anti-kanker.
Seperti sulforaphane, yang dapat membantu melawan pertumbuhan sel kanker.
Dengan adanya senyawa tersebut, jalur peradangan menjadi terhambat dan meredakan respon sistem kekebalan tubuh terhadap rangsangan yang dapat memicu peradangan kronis.
9. Menjaga Kesehatan Otak
Kandungan vitamin K dan antioksidan dalam kembang kol dapat membantu menjaga kesehatan otak dan mencegah penurunan kognitif terkait usia.
10. Menjaga Kesehatan Kulit
Vitamin C dalam kembang kol membantu produksi kolagen, yang penting untuk menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit.
11. Mengurangi Risiko Diabetes
Kembang kol memiliki indeks glikemik rendah dan mengandung serat.
Sehingga dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Dengan memasukkan kembang kol ke dalam pola makan sehari-hari, Anda dapat mendapatkan berbagai manfaat kesehatan yang berharga bagi tubuh.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk mengonsumsinya secara teratur sebagai bagian dari gaya hidup sehat Anda.
Editor : Dzikrina Abdillah