Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Resmikan Trayek Angkutan Perintis di Karimunjawa

Fikri Thoharudin • Selasa, 13 Januari 2026 | 12:08 WIB
ANYAR: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi didampingi Wagub, Bupati Jepara dan Wabup meninjau angkutan yang siap beroperasi di Karimunjawa-Kemujan pada Selasa (13/1).
ANYAR: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi didampingi Wagub, Bupati Jepara dan Wabup meninjau angkutan yang siap beroperasi di Karimunjawa-Kemujan pada Selasa (13/1).

JEPARA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan operasional Trayek Angkutan Perintis Karimunjawa Tahun 2026. 

Peresmian dilakukan di Kantor Pelabuhan Penyeberangan Jepara pada Selasa (13/1), sebagai upaya memperkuat konektivitas transportasi di wilayah kepulauan.

Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa kehadiran angkutan perintis ini, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Karimunjawa. 

Menurutnya, pemerintah berkomitmen membuka akses seluas-luasnya. Tanpa meninggalkan masyarakat di wilayah terpencil.

"Semua diopeni, tidak ada yang ditinggal. Ini wujud kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten ataupun kota. Tidak ada istilah masyarakat terisolir,” ungkapnya Selasa (13/1).

Ia menegaskan, angkutan umum tidak hanya dinikmati masyarakat perkotaan, namun harus tumbuh kembali di wilayah kepulauan.

Karimunjawa disebut sebagai ikon nasional bahkan internasional. Sejalan dengan pengembangan konsep green economy.

Trayek angkutan perintis ini melayani pengangkutan barang dan penumpang.

Terutama untuk mendukung konektivitas antara Pelabuhan Karimunjawa dan bandara di Desa Kemujan. 

Diharapkan, akses transportasi menjadi lebih mudah. Biaya lebih murah. Serta mampu menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Jepara.

Gubernur juga menyebutkan bahwa jumlah armada dan titik layanan masih memungkinkan untuk ditambah. 

Seiring hasil evaluasi ke depan.

Prinsip utama trayek ini adalah meningkatkan mobilitas masyarakat. Memastikan sarana transportasi dirawat serta dipelihara secara berkelanjutan.

Pada saat yang sama, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan bahwa angkutan perintis menjadi kebutuhan utama masyarakat Karimunjawa. 

Tarif yang ditetapkan sebesar Rp 7.000. Ditujukan untuk meringankan beban warga dan membuat mobilisasi masyarakat menjadi lebih ringan.

“Ini tidak bersaing. Sementara ini kami fokus melayani warga. Tidak ada benturan kepentingan antara pariwisata dan kebutuhan masyarakat Karimunjawa,” sambungnya.

Dari pihak DAMRI menyatakan komitmennya memberikan layanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan. 

Trayek ini merupakan trayek penugasan. Sebagai bentuk dukungan peningkatan konektivitas antarwilayah di Karimunjawa.

Bantuan lima unit armada, terdiri dari empat unit operasional dan satu unit cadangan. 

Armada tersebut ditempatkan di Kecamatan Karimunjawa dan Desa Kemujan, dengan kapasitas 14 penumpang per unit. 

Trayek ini melayani dua rute utama.

Yaitu Pelabuhan Legon Bajak-Desa Kemujan-Bandara Dewadaru-Pelabuhan Karimunjawa.

Kemudian Pelabuhan Karimunjawa - Bandara Dewadaru - Desa Kemujan - Pelabuhan Legon Bajak.

Di sepanjang rute tersebut disediakan sejumlah titik pemberhentian strategis.

Kemudian termasuk Bandara Dewadaru dan Pelabuhan Penyeberangan Karimunjawa, dengan jadwal yang akan disesuaikan kebutuhan masyarakat, termasuk jam sekolah.

"Angkutan ini merupakan buah kami Ngantor di Desa beberapa waktu yang lalu," tandasnya.(fik)

 

Editor : Ali Mustofa
#pariwisata #2026 #transportasi #Green Economy #karimunjawa #perintis #kemujan