Usai Evaluasi, Pendakian Muria Kembali Dibuka

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Jumat, 6 November 2026 | 19:01 WIB
MASIH MISTERI: Candi Angin disebut oleh Arkeolog dari BPK Jawa Tengah Bagus sebagai salah satu situs pemujaan, alih-alih candi. Tempat ini memerlukan penelitian lebih lanjut.
(FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
MASIH MISTERI: Candi Angin disebut oleh Arkeolog dari BPK Jawa Tengah Bagus sebagai salah satu situs pemujaan, alih-alih candi. Tempat ini memerlukan penelitian lebih lanjut. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Aktivitas pendakian di kawasan Gunung Muria kembali dibuka, mulai Jumat (6/11). 

Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi bersama sejumlah pihak, menyusul penutupan jalur pendakian yang sebelumnya sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua Basecamp Pendakian Puncak 29, Ikhsan, mengatakan pembukaan kembali dilakukan setelah pengelola basecamp mengikuti diskusi dan evaluasi secara daring melalui Zoom. 

Pertemuan tersebut melibatkan Perhutani, pemerintah provinsi, serta para pengelola basecamp pendakian.

Meski aktivitas pendakian sudah kembali diperbolehkan, pengelola tetap menerapkan sejumlah pembatasan dan pengetatan. 

Terlebih, kawasan Muria baru mulai memasuki musim hujan, tetapi intensitas hujan sejauh ini belum cukup tinggi. Hujan baru turun setidaknya tiga kali dengan durasi yang relatif singkat.

"Mulai Jumat ini sudah dibuka kembali. Namun, dari pihak basecamp tetap melakukan pengetatan untuk mengantisipasi karhutla," ujarnya, Jumat (6/11).

Salah satu perhatian utama ialah barang bawaan pendaki. 

Pengelola akan melakukan pemeriksaan terhadap logistik dan perlengkapan yang dibawa sebelum pendaki memulai trekking. 

Barang-barang yang berpotensi memicu kebakaran, seperti korek api dan perlengkapan sejenis, menjadi perhatian khusus.

Ikhsan menjelaskan, apabila pendaki mengetahui adanya titik api atau indikasi kebakaran selama perjalanan, mereka diminta segera melaporkannya kepada pengelola. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Adapun jalur pendakian yang kembali dibuka meliputi sejumlah basecamp di wilayah Tempur, di antaranya Basecamp Puncak 29, Candi Angin, Gajah Mungkur, Tunggangan, Watu Payon, dan Tanggulasi. 

Aktivitas pendakian sudah dapat dilakukan seperti biasa selama 24 jam.

Ia menyebut, mayoritas pendaki yang datang ke kawasan tersebut memilih tektok atau naik dan turun gunung dalam sehari. 

GAGAH: Lanskap pemandangan Puncak 29 yang dilihat dari Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara. (IG BASECAMP PUNCAK 29)
GAGAH: Lanskap pemandangan Puncak 29 yang dilihat dari Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara. (IG BASECAMP PUNCAK 29)

Meski demikian, seluruh pendaki tetap diminta mematuhi ketentuan yang diberlakukan pengelola.

Selain mengantisipasi karhutla, pengelola juga menaruh perhatian terhadap persoalan sampah. 

Sampah yang dihasilkan pendaki akan dikelola melalui basecamp. Sementara sampah yang tidak dapat diproses lebih lanjut akan dibawa ke Bank Sampah Desa.

Ikhsan juga menyebutkan, agar pendaki lebih bijak dalam membawa perlengkapan maupun perbekalan. Terlebih, belakangan semakin banyak pendaki baru yang datang karena mengikuti tren pendakian.

Ia mengingatkan agar pendaki tidak menghindari prosedur pendataan dengan sengaja melewati basecamp. Menurutnya, keberadaan basecamp bukan sekadar tempat singgah, melainkan bagian dari pengawasan dan pengelolaan aktivitas pendakian.

Selain untuk pendataan, pendaki juga bisa memperoleh peta jalur dan perlengkapan pendukung melalui registrasi resmi. 

Retribusi pendakian sebesar Rp 5 ribu sudah termasuk peta. Sementara paket Rp 10 ribu mendapatkan peta, gantungan kunci, dan stiker. Adapun biaya parkir sebesar Rp 5 ribu untuk sepeda motor dan Rp 10 ribu.

Ia berharap seluruh pendaki dapat menaati aturan tersebut.

Sebab, menurutnya, pembukaan kembali jalur pendakian harus diimbangi dengan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian kawasan Gunung Muria.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
Pendakian Gunung Muria Basecamp puncak 29 basecamp pendakian Muria pendaki muria