JEPARA — Solikhan, berhasil meraih kemenangan telak dalam Pemilihan Petinggi (Pilpet) Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong.
Calon petinggi nomor urut 1 tersebut unggul dengan perolehan 1.519 suara, mengalahkan empat calon lainnya.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, Solikhan unggul 449 suara dari Mulyono yang berada di posisi kedua dengan perolehan 1.070 suara.
Sementara itu, Bambang Sutrisno menempati posisi ketiga dengan 998 suara.
Adapun dua calon lainnya, Nor Kholis memperoleh 22 suara dan Teguh Santoso mendapatkan empat suara.
Pemungutan suara berlangsung di SMAN 1 Mayong pada Selasa (3/11).
Proses pemungutan dimulai pukul 07.00 hingga 13.00. Setelah itu, penghitungan dan rekapitulasi suara berlangsung hingga akhirnya rampung sekitar pukul 16.30.
Berdasarkan hasil penghitungan dari tujuh tempat pemungutan suara (TPS), total suara sah mencapai 3.613 suara. Sementara itu, terdapat 85 suara tidak sah.
Perolehan suara Solikhan terbilang merata di sejumlah TPS.
Ia memperoleh suara terbanyak di TPS 1, TPS 2, TPS 3, TPS 4, TPS 5, dan TPS 6. Sedangkan di TPS 7, perolehan suara terbanyak diraih Mulyono dengan 318 suara.
Di TPS 6, Solikhan mencatatkan perolehan tertinggi dengan 357 suara.
Sementara di TPS 7, dia mendapatkan 187 suara, terpaut cukup jauh dari Mulyono yang meraih 318 suara.
Pilpet Desa Sengonbugel menjadi salah satu dari 24 desa di Kabupaten Jepara yang menggelar pemilihan petinggi secara serentak pada 3 November 2026.
Persaingan lima calon di desa tersebut berakhir dengan kemenangan Solikhan setelah seluruh proses penghitungan suara selesai.
Solikhan sendiri terkenal sebagai pemborong sukses di mata warga setempat. Bahkan disebut-sebut telah menyiapkan diri sejak tahun-tahun sebelumnya untuk mencalonkan diri sebagai petinggi di Desa Sengobugel.
Sengobugel menjagi medan magnet pencalonan petinggi di Jepara. Lantaran desa ini termasuk kawasan pertumbuhan dan pengembangan industri manufaktur dan padat karya.
Selanjutnya, petinggi desa terpilih dijadwalkan dilantik pada Senin, 28 Desember 2026.(fik)
Editor : Mahendra Aditya