Jepara Berselawat di Damarjati, KH Abdul Majid Gufron Kenalkan Amalan 3S

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 12:12 WIB
ISTIQOMAH: Jepara Berselawat di Damarjati diisi tausiah KH Abdul Majid Gufron yang mengajak masyarakat membiasakan salat, selawat, dan sedekah.
ISTIQOMAH: Jepara Berselawat di Damarjati diisi tausiah KH Abdul Majid Gufron yang mengajak masyarakat membiasakan salat, selawat, dan sedekah.

 

JEPARA — Salat, selawat, dan sedekah menjadi pesan utama yang disampaikan KH Abdul Majid Gufron saat mengisi tausiah Jepara Berselawat di Masjid Baiturrahman, Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Senin (21/9/2026) malam.

Tiga amalan tersebut diperkenalkan sebagai kebiasaan yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. KH Abdul Majid Gufron mengajak jemaah tidak hanya menjadikan selawat sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga membiasakannya dalam keseharian.

Tiga Amalan untuk Kehidupan Sehari-hari

“Jika 3S ini kita biasakan dalam kehidupan sehari-hari, insyaallah hidup kita menjadi lebih tenang, rezeki dimudahkan, dan kita senantiasa mendapat pertolongan Allah SWT,” tuturnya.

Pesan tersebut disampaikan di hadapan ratusan warga yang hadir dalam kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara tersebut.

Lantunan selawat dari Grup Qasidah Zafira dari Robayan turut mengiringi kegiatan. Suasana di Masjid Baiturrahman berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Momentum Memperkuat Persaudaraan

Jepara Berselawat digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain menjadi momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan masyarakat, ulama, tokoh agama, dan pemerintah daerah.

Hadir Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Jepara, Forkopimcam, petinggi se-Kecamatan Kalinyamatan, ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan keagamaan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kerukunan dan persaudaraan masyarakat.

Ikhtiar Batin Mengiringi Pembangunan

Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar batin pemerintah daerah.

“Jepara Berselawat ini merupakan ikhtiar batiniah kami untuk mengimbangi ikhtiar lahiriah Pemerintah Kabupaten Jepara. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan sekaligus menguatkan tekad untuk membangun Jepara yang maju, tetapi tetap religius,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan daerah perlu berjalan bersama dengan penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

Pendidikan hingga Infrastruktur

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Ibnu Hajar juga menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah.

Pada 2026, sebanyak 345 siswa mendapat kesempatan memperoleh pendidikan melalui Program Sekolah Rakyat. Pemerintah Kabupaten Jepara juga memberikan Kartu Guru Sejahtera kepada 17.006 guru dan tenaga pendidik non-ASN.

Bagi masyarakat yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tersedia Kartu Sarjana Jepara yang pada 2026 diberikan kepada 830 mahasiswa.

Sementara di bidang infrastruktur, perbaikan jalan terus dilakukan melalui program Jepara MULUS. Penanganan ruas jalan kabupaten ditargetkan berlanjut secara bertahap.

Melalui Jepara Berselawat, pemerintah daerah berharap nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat terus tumbuh seiring dengan pembangunan daerah. 

Editor : M. Khoirul Anwar
Jepara Berselawat KH Abdul Majid Gufron Damarjati jepara maulid nabi