Jepara Berselawat di Damarjati, Ikhtiar Batin Mengiringi Pembangunan Daerah

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 12:00 WIB

 

BERKAH: Jepara Berelawat menghadirkan KH. Abdul Majid Gufron dari Jepara untuk memberikan tausiyah serta Group Qosidah Zafira dari Robayan, Kalinyamatan.
BERKAH: Jepara Berelawat menghadirkan KH. Abdul Majid Gufron dari Jepara untuk memberikan tausiyah serta Group Qosidah Zafira dari Robayan, Kalinyamatan.

 

JEPARA — Ratusan warga memadati Masjid Baiturrahman, Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Senin (21/9/2026) malam. Mereka mengikuti Jepara Berselawat yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Lantunan selawat dan tausiah berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat.

Jepara Berselawat menghadirkan KH Abdul Majid Gufron dari Jepara sebagai pemberi tausiah serta Grup Qasidah Zafira dari Robayan, Kalinyamatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Jepara, Forkopimcam, petinggi se-Kecamatan Kalinyamatan, ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Jepara Berselawat Jadi Ikhtiar Batin

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengatakan Jepara Berselawat merupakan bagian dari ikhtiar batin Pemerintah Kabupaten Jepara untuk memohon keberkahan dan perlindungan bagi masyarakat.

“Jepara Berselawat ini merupakan ikhtiar batiniah kami untuk mengimbangi ikhtiar lahiriah Pemerintah Kabupaten Jepara. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan sekaligus menguatkan tekad untuk membangun Jepara yang maju, tetapi tetap religius,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan ikhtiar secara lahiriah, tetapi juga perlu diiringi penguatan nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Program Pendidikan Terus Dikembangkan

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Ibnu Hajar juga menyampaikan sejumlah program pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jepara, khususnya di bidang pendidikan.

Melalui Program Sekolah Rakyat, pada 2026 sebanyak 345 siswa mendapat kesempatan memperoleh pendidikan. Pemerintah Kabupaten Jepara juga memberikan dukungan melalui Kartu Guru Sejahtera kepada 17.006 guru dan tenaga pendidik non-ASN.

Sementara bagi masyarakat Jepara yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, pemerintah daerah menyiapkan Kartu Sarjana Jepara. Pada 2026, program tersebut diberikan kepada 830 mahasiswa.

Perbaikan Jalan Berlanjut

Selain pendidikan, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jepara.

Melalui program Jepara MULUS, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran perbaikan jalan secara bertahap dalam dua tahun terakhir. Perbaikan tersebut ditargetkan terus berlanjut hingga seluruh ruas jalan kabupaten dapat ditangani secara menyeluruh.

Upaya tersebut menjadi bagian dari pembangunan Jepara yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan sosial masyarakat.

KH Abdul Majid Gufron Ajak Amalkan 3S

Sementara itu, dalam tausiahnya, KH Abdul Majid Gufron mengajak masyarakat membiasakan amalan 3S, yakni salat, selawat, dan sedekah.

Menurutnya, ketiga amalan tersebut perlu dijadikan bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Jika 3S ini kita biasakan dalam kehidupan sehari-hari, Insyaallah hidup kita menjadi lebih tenang, rezeki dimudahkan, dan kita senantiasa mendapat pertolongan Allah SWT,” tuturnya.

Melalui Jepara Berselawat, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap semangat kebersamaan dan persaudaraan terus tumbuh di tengah masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan semangat mewujudkan Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS).

Editor : M. Khoirul Anwar
muhammad ibnu hajar Jepara Berselawat Pemerintah Kabupaten Jepara Jepara Mulus witiarso utomo