Peminat Membludak, Hanya 40 Siswa Lolos Masuk Sekolah Nasional Terintegrasi Jepara

Fikri Thoharudin • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 18:12 WIB
TELITI: Para siswa mengikuti seleksi tes bakat skolastik pada Rabu (29/7) di SMPN 2 Jepara.
TELITI: Para siswa mengikuti seleksi tes bakat skolastik pada Rabu (29/7) di SMPN 2 Jepara.

JEPARA — Minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Kabupaten Jepara cukup tinggi. 

Jumlah pendaftar jenjang SMP maupun SMA pada tahun ajaran 2026/2027 melebihi kuota yang tersedia.

Sehingga Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara menerapkan proses seleksi secara ketat.

Subkoordinator Pengendalian Mutu SMP Disdikpora Jepara, Wuriyanto mengatakan, SNT merupakan sekolah yang nantinya akan terintegrasi mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA. 

Namun, pada tahun pelajaran ini baru membuka penerimaan peserta didik untuk jenjang SMP dan SMA.

"Di Jawa Tengah saat ini setidaknya baru ada dua daerah yang terpilih menyelenggarakan SNT, yakni Kabupaten Jepara dan Banyumas," ujarnya, pada Kamis (30/7).

Ia menjelaskan, Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dilaksanakan melalui dua jalur, yakni jalur akademik dan nonakademik. 

Meski demikian, seluruh calon peserta didik wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) sebagai salah satu komponen penilaian.

"Jalur apa pun tetap harus mengikuti Tes Bakat Skolastik. Sebelumnya kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada calon peserta didik jenjang SMP maupun SMA," ucapnya.

Untuk jenjang SMP, jumlah pendaftar mencapai 69 siswa. Namun saat pelaksanaan Tes Bakat Skolastik pada 29 Juli 2026, hanya 60 peserta yang hadir, sedangkan sembilan peserta lainnya mengundurkan diri.

Sebanyak 60 peserta tersebut kemudian diseleksi sesuai petunjuk teknis yang berlaku. 

Dari jumlah itu, hanya 40 siswa yang akan diterima, dan dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi 20 siswa.

Sementara itu, pada jenjang SMA tercatat sebanyak 45 pendaftar. Saat pelaksanaan tes, sebanyak 41 peserta hadir mengikuti seleksi.

Hasil seleksi untuk jenjang SMP dan SMA akan diumumkan secara bersamaan pada 3 Agustus 2026. 

Setelah pengumuman, peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada tanggal 4 hingga 7 Agustus 2026.

Wuriyanto menambahkan, untuk sementara kegiatan belajar mengajar masih menggunakan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah. 

Adapun gedung permanen Sekolah Nasional Terintegrasi, masih dalam proses pembangunan mulai November 2026 dan ditargetkan selesai sekitar satu tahun ke depan.

"Harapannya, setelah gedung selesai dibangun, seluruh kegiatan pembelajaran sudah bisa dilaksanakan di lokasi sekolah yang baru," pungkasnya.

SNT menjadi program pemerintah pusat yang diadakan di daerah. Sekolah ini mengedepankan mutu dan dukungan penuh terhadap kreativitas dan bakat serta minta para siswa. Untuk meraih prestasi sesuai dengan potensi masing-masing.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
Sekolah Nasional Terintegrasi SNT Jepara Daftar SNT Jepara sekolah unggulan sekolah gratis