JEPARA – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Jepara menggelar Talk Show sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Aula R.M.P. Sosrokartono Setda Jepara, Minggu (28/6).
Kegiatan bertema "Belajar, Berkarya, Berdaya: Strategi Sukses Akademik, Organisasi, dan Finansial di Era Digital" tersebut menjadi forum untuk menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mencetak generasi muda Jepara yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Acara dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Jepara, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna, Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara M. Nasrullah Huda, jajaran pengurus, Dewan Penasehat, Dewan Pakar ICMI, akademisi, mahasiswa, calon mahasiswa, hingga berbagai pemangku kepentingan.
Dalam pemaparannya, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menegaskan bahwa masa depan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.
Karena itu, anak-anak muda harus dipersiapkan melalui tiga pilar utama, yakni meningkatkan prestasi akademik, membangun kemampuan kepemimpinan melalui organisasi, serta memiliki kemandirian ekonomi.
Menurut Agus, ketiga aspek tersebut saling melengkapi. Prestasi akademik perlu diimbangi kemampuan memimpin, sedangkan kepemimpinan akan lebih kuat apabila ditopang kemandirian finansial. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan sejati lahir dari kerja keras, ketekunan, dan perjuangan pribadi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara M. Nasrullah Huda menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu fokus lembaganya.
Berbagai program produktif seperti beasiswa pendidikan, Z-Coffee, Z-Auto, Z-Mart, Z-Chicken, bantuan peternakan, hingga dukungan usaha mikro terus dikembangkan agar penerima zakat dapat bertransformasi menjadi pembayar zakat.
"Harapan kami sekitar 60 persen dana zakat disalurkan melalui program produktif sehingga mustahik dapat berkembang menjadi muzakki," ujarnya.
Sementara itu, Dewan Penasehat ICMI Kabupaten Jepara Roisul Falah mengingatkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dibarengi dengan penguatan karakter dan akhlak. Mahasiswa didorong tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga aktif berorganisasi dan mulai membangun jiwa kewirausahaan sejak dini.
Dalam sambutan Bupati Jepara Witiarso Utomo yang dibacakan perwakilan Pemkab Jepara, pemerintah memberikan apresiasi terhadap berbagai program ICMI, khususnya Gerakan Cinta Kampus Jepara.
Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong semakin banyak generasi muda melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Pada sesi Rakerda, Ketua Dewan Pakar ICMI Kabupaten Jepara Ulul Aufa menegaskan pentingnya organisasi menghadirkan program yang berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, ICMI harus menjadi pusat lahirnya gagasan strategis yang mampu mendukung pembangunan daerah.
Ketua ICMI Kabupaten Jepara Solkhan menjelaskan bahwa forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyusun arah program organisasi ke depan.
Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah Gerakan Cinta Kampus Jepara, yang meliputi edukasi pentingnya pendidikan tinggi, pendampingan akademik, pengembangan kepemimpinan, kewirausahaan, penyediaan beasiswa, hingga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Sekretaris ICMI Kabupaten Jepara Muntoko menambahkan, seluruh hasil Rakerda akan ditindaklanjuti dalam bentuk rencana aksi di setiap bidang kepengurusan.
Setiap program akan memiliki target, indikator keberhasilan yang jelas, serta dilaksanakan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan elemen masyarakat.
Melalui Talk Show dan Rakerda I ini, ICMI Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Jepara melalui penguatan pendidikan, kepemimpinan, dan kewirausahaan di era digital. (*)
Editor : Admin