JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara mulai menangani puluhan ruas jalan rusak di berbagai kecamatan pada 2026 melalui program peningkatan, pemeliharaan, pelebaran jalan, dan pembangunan jembatan. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp 191,2 miliar dari APBD, DAK, bantuan provinsi, dan rencana pinjaman daerah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur prioritas.
Ruas Prioritas Mulai Masuk Tahap Pengerjaan
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Jepara, Dimas Hanantiyo, mengatakan penanganan jalan dilakukan secara bertahap sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat.
Sejumlah paket pekerjaan telah memasuki tahap kontrak, sementara paket lainnya masih dalam proses pengadaan. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 120 hari kalender atau pada akhir Oktober 2026.
Pemkab Jepara mengandalkan pendanaan dari APBD murni, Dana Alokasi Khusus (DAK), bantuan keuangan provinsi, serta pinjaman daerah untuk mempercepat perbaikan ruas jalan yang menjadi prioritas.
Anggaran Infrastruktur Capai Rp 191,2 Miliar
Anggaran infrastruktur jalan tahun 2026 terdiri atas APBD murni sekitar Rp 53 miliar, DAK Rp 9 miliar, dan bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 29,2 miliar untuk perbaikan Jalan Jepara-Keling.
Selain itu, Pemkab Jepara berencana memanfaatkan pinjaman daerah senilai Rp 100 miliar guna mempercepat penanganan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.
Ruas dengan alokasi terbesar adalah Jalan Mayong–Pancur di Kecamatan Mayong dengan anggaran Rp 11 miliar untuk penanganan sepanjang 6.678 meter.
Jalan Akses Wisata Pantai Mororejo di Kecamatan Mlonggo memperoleh anggaran Rp 9,6 miliar dengan panjang pekerjaan 7.109 meter. Sementara Jalan Krapyak–Sowan Lor di Kecamatan Tahunan mendapatkan Rp 6,8 miliar untuk penanganan sepanjang 3.845,5 meter.
Jalan Kecapi–Bawu di Kecamatan Batealit memperoleh Rp 6,1 miliar. Sedangkan Jalan Damarjati–Banyuputih di Kecamatan Kalinyamatan mendapat alokasi Rp 5,7 miliar.
Fokus Dukung Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
DPUPR Jepara memprioritaskan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan berat serta jalur penghubung utama antardesa dan antarkecamatan.
Beberapa ruas lain yang turut ditangani antara lain Jalan Damarwulan–Tempur di Kecamatan Keling, Jalan Kemujan–Batulawang di Karimunjawa, Jalan Ngabul–Troso di Pecangaan, hingga Jalan Mulyoharjo–Bulungan di Pakis Aji.
Dimas berharap program penanganan jalan tahun ini mampu meningkatkan tingkat kemantapan jalan kabupaten. Perbaikan infrastruktur juga ditargetkan memperlancar mobilitas warga serta mendukung sektor ekonomi, pendidikan, dan pariwisata.
Perbaikan puluhan ruas jalan menjadi salah satu fokus pembangunan infrastruktur Kabupaten Jepara pada 2026. Dengan dukungan anggaran lebih dari Rp 191 miliar, pemerintah daerah menargetkan konektivitas antarkawasan semakin baik dan aktivitas masyarakat berjalan lebih lancar.
Editor : Admin