Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Liburan ke Jepara? Jangan Pulang Sebelum Membawa 10 Oleh-Oleh Khas Ini

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 7 Juni 2026 | 08:31 WIB
KEKAYAAN BUDAYA: Pengrajin ukir di Desa Senenan, Tahunan fokus menggarap ukirannya yang berbahan kayu beberapa waktu lalu.
KEKAYAAN BUDAYA: Pengrajin ukir di Desa Senenan, Tahunan fokus menggarap ukirannya yang berbahan kayu beberapa waktu lalu.

RADAR KUDUS - Jepara selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di pesisir utara Jawa Tengah. 

Nama daerah ini melekat kuat sebagai Kota Ukir karena tradisi kerajinan kayunya yang telah mendunia. Namun, Jepara tidak hanya menawarkan mebel dan ukiran berkualitas tinggi. 

Daerah yang juga menjadi gerbang menuju Kepulauan Karimunjawa ini memiliki beragam oleh-oleh khas yang menarik untuk dibawa pulang.

Mulai dari produk kerajinan, tekstil tradisional, hingga kuliner khas, pilihan buah tangan dari Jepara semakin beragam dan mudah ditemukan di pusat oleh-oleh maupun sentra UMKM.

Berikut rekomendasi oleh-oleh khas Jepara yang paling banyak dicari wisatawan pada 2026.

1. Ukiran Kayu Jepara

Tidak lengkap berbicara tentang Jepara tanpa menyebut ukiran kayu. Kerajinan ini telah menjadi identitas daerah selama ratusan tahun dan bahkan menembus pasar ekspor ke berbagai negara.

Wisatawan dapat menemukan beragam produk mulai dari miniatur, hiasan dinding, kaligrafi, pigura, hingga dekorasi rumah berbahan kayu jati dan mahoni.

Sentra ukir di kawasan Mulyoharjo dan Tahunan menjadi tujuan utama bagi pemburu kerajinan autentik Jepara.

2. Suvenir Furnitur Mini Jati

Selain furnitur berukuran besar, banyak pengrajin Jepara memproduksi mebel mini yang cocok dijadikan buah tangan.

Produk seperti kursi mini, meja hias, rak kecil, dan tempat tisu berbahan kayu jati menjadi favorit wisatawan.

Selain unik, suvenir ini juga memiliki nilai fungsional dan mencerminkan kualitas pengerjaan khas pengrajin Jepara.

3. Tenun Troso

Tenun Troso merupakan salah satu warisan budaya unggulan Jepara yang berasal dari Desa Troso, Kecamatan Pecangaan.

Kain tenun ini dibuat menggunakan alat tenun tradisional dan memiliki motif yang terus berkembang mengikuti tren pasar.

Saat ini Tenun Troso tidak hanya dijual dalam bentuk kain, tetapi juga telah diolah menjadi pakaian, tas, syal, hingga aksesori modern yang diminati berbagai kalangan.

4. Kerajinan Monel

Jepara juga terkenal sebagai sentra kerajinan monel terbesar di Indonesia. Monel merupakan logam tahan karat yang diolah menjadi berbagai aksesori seperti cincin, gelang, kalung, dan gantungan kunci.

Kawasan Kalinyamatan menjadi pusat produksi monel yang sudah dikenal wisatawan sejak lama.

Produk ini banyak dipilih karena tampilannya elegan dengan harga yang relatif terjangkau.

5. Carang Madu

Bagi pecinta camilan tradisional, carang madu menjadi pilihan yang tidak boleh dilewatkan.

Kudapan khas ini terbuat dari adonan tepung dan gula merah yang digoreng hingga membentuk anyaman renyah berwarna keemasan.

Rasa manis yang khas membuat carang madu cocok dinikmati bersama teh atau kopi saat bersantai.

6. Kacang Oven Jepara

Kacang oven merupakan salah satu camilan populer yang banyak diburu wisatawan.

Berbeda dengan kacang goreng biasa, proses pemanggangan menghasilkan tekstur yang lebih renyah dengan cita rasa gurih yang khas.

Produk ini banyak tersedia dalam berbagai ukuran kemasan sehingga mudah dijadikan oleh-oleh untuk keluarga maupun teman.

7. Kacang Listrik

Meski namanya unik, kacang listrik tidak berkaitan dengan aliran listrik.

Nama tersebut justru muncul karena sensasi gurih dan rasa bumbunya yang membuat orang sulit berhenti mengonsumsinya.

Camilan khas Jepara ini telah menjadi salah satu produk UMKM unggulan yang banyak dijual di toko oleh-oleh dan pasar tradisional.

8. Kerupuk Tenggiri

Sebagai daerah pesisir, Jepara memiliki kekayaan hasil laut yang melimpah.

Salah satu produk olahannya adalah kerupuk tenggiri yang terkenal dengan aroma ikan yang kuat dan tekstur renyah.

Kerupuk ini tersedia dalam bentuk mentah maupun siap santap, sehingga praktis untuk dibawa selama perjalanan.

9. Horok-Horok

Horok-horok merupakan kuliner tradisional yang sangat identik dengan Jepara.

Makanan berbahan tepung aren ini memiliki tekstur unik menyerupai butiran kecil dan biasanya disajikan bersama sate atau bakso.

Kini horok-horok juga banyak dikemas sebagai produk oleh-oleh sehingga wisatawan dapat membawa cita rasa khas Jepara ke daerah asalnya.

10. Kopi Tempur

Pecinta kopi wajib mencoba Kopi Tempur yang berasal dari Desa Tempur di lereng Gunung Muria.

Daerah dengan udara sejuk ini dikenal memiliki kondisi geografis yang mendukung pertumbuhan tanaman kopi berkualitas.

Kopi Tempur menawarkan aroma khas dengan karakter rasa yang cukup kuat.

Produk ini tersedia dalam bentuk biji sangrai maupun bubuk sehingga mudah dibawa pulang sebagai buah tangan.

Oleh-Oleh yang Mencerminkan Identitas Jepara

Selain dikenal sebagai pusat industri mebel nasional, Jepara juga memiliki kekuatan besar pada sektor ekonomi kreatif dan UMKM.

Berbagai produk lokal yang dihasilkan masyarakat tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya daerah.

Karena itu, membeli oleh-oleh khas Jepara bukan sekadar membawa pulang barang atau makanan.

Setiap produk menyimpan cerita tentang tradisi, keterampilan, dan kehidupan masyarakat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Jepara atau Karimunjawa pada 2026, deretan oleh-oleh tersebut layak masuk daftar belanja sebelum kembali ke rumah.

Editor : Mahendra Aditya
#Ukiran Kayu Jepara #wisata jepara 2026 #oleh-oleh khas Jepara #kopi tempur jepara #tenun troso