Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PUPR Jepara Tata Dua Titik Pedestrian, Sasar Sentra Patung Mulyoharjo dan Tahunan

Fikri Thoharudin • Kamis, 4 Juni 2026 | 17:17 WIB
PERCANTIK: Kondisi area Sentra Patung dan Ukir Desa Mulyoharjo akan dilakukan penataan area pedestrian. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
PERCANTIK: Kondisi area Sentra Patung dan Ukir Desa Mulyoharjo akan dilakukan penataan area pedestrian. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

JEPARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), akan membangun dua kawasan pedestrian baru pada tahun ini. 

Lokasi yang dipilih berada di Sentra Patung dan Ukir Desa Mulyoharjo dan kawasan dekat lapangan Tahunan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mempercantik wajah kota.

Kepala Bidang Cipta Karya dalam DPUPR Jepara Aditya Hendrayana menjelaskan, pembangunan tersebut bersifat pilot project

Karena itu, pemerintah memilih titik yang dinilai paling strategis, dan memiliki potensi menjadi pusat kegiatan masyarakat.

"Kami, baru membuat semacam pilot project. Ada beberapa lokasi yang menjadi pertimbangan, tetapi akhirnya dipilih di depan Lapangan Tahunan dan kawasan yang jadi ikon daerah seperti Sentra Patung dan Ukir," ujarnya, Kamis (4/6).

Di Tahunan, pedestrian akan dibangun di satu sisi jalan dengan panjang 130 meter dan lebar 3,45 meter. 

Sementara, di Sentra Patung Mulyoharjo, trotoar akan dibangun di dua sisi jalan, masing-masing sepanjang sekitar 150 meter dengan lebar 1,3 meter.

Pembangunan dua pedestrian tersebut diperkirakan, menelan anggaran sekitar Rp 875 juta untuk masing-masing lokasi. 

Pelaksanaannya dimungkinkan dibagi menjadi dua paket pekerjaan, yakni konstruksi utama dan pengerjaan ornamen.

Menurutnya, pemisahan paket dilakukan karena ornamen yang akan dipasang memiliki karakter khusus dan membutuhkan spesifikasi tersendiri. Pengadaan nantinya direncanakan melalui mekanisme e-katalog.

Saat ini, DPUPR masih melakukan finalisasi Detail Engineering Design (DED). Beberapa penyesuaian dilakukan menyusul perubahan harga material di lapangan, serta evaluasi terhadap jenis bahan yang akan digunakan.

"Ada perubahan harga sehingga kami sesuaikan, termasuk material yang dipakai. Dengan perubahan ukuran tertentu, desain grafisnya juga ikut mengalami penyesuaian," jelasnya.

Setelah proses perencanaan rampung, proyek akan masuk tahap pengadaan melalui e-katalog. 

Aditya memperkirakan waktu pelaksanaan konstruksi masing-masing paket, sekitar 90 hari kalender.

Pemerintah berharap keberadaan pedestrian tersebut tidak hanya meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, tetapi juga memperkuat identitas kawasan sentra kerajinan Jepara. Sekaligus menunjang kegiatan publik yang digelar di titik tersebut.(fik)

Editor : Admin
#sentra patung dan ukir Mulyoharjo #pedestrian tahunan #percantik wajah kota #pedestrian #jepara kota ukir