JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur jalan dengan memulai Mutual Check (MC) pada tiga ruas prioritas Selasa (2/6/2026). Di saat yang sama, 10 paket pekerjaan lainnya telah mengantongi Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) dan ditargetkan segera memasuki tahap Surat Perintah Kerja (SPK) pada 8–9 Juni mendatang.
Tiga Ruas Prioritas Masuk Tahap MC
Tiga paket peningkatan jalan yang mulai menjalani MC adalah Jalan Daren–Batas Kudus, Jalan Nalumsari–Papringan, dan Jalan Bendanpete–Buaran.
Tahap MC menjadi penanda bahwa proyek telah memasuki persiapan akhir sebelum pekerjaan fisik dimulai. Pada proses ini dilakukan pengecekan kondisi lapangan, kesesuaian desain, volume pekerjaan, hingga kesiapan teknis pelaksanaan.
Masuknya tiga ruas tersebut ke tahap MC menunjukkan proyek infrastruktur yang sebelumnya berada pada tahap kontrak kini mulai bergerak di lapangan. Ruas-ruas tersebut merupakan jalur penting yang menghubungkan pusat aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi di wilayah selatan Jepara.
Sepuluh Paket Infrastruktur Sudah Kantongi SPPBJ
Selain tiga paket yang mulai MC, DPUPR Jepara juga mencatat 10 paket pekerjaan telah menerima SPPBJ per 2 Juni 2026.
Paket tersebut meliputi Pemeliharaan Jalan Manyargading–Guwosobokerto, Damarjati–Banyuputih, Sukosono–Dongos, Damarjati–Damaran, Damarjati–Datar, serta Konsolidasi Pemeliharaan Jalan Krapyak–Sowan Lor dan Mayong–Pancur.
Selain itu terdapat Konsolidasi Peningkatan Jalan Kecapi–Bawu, Peningkatan Jalan Gidanglo–Guwosobokerto, serta Peningkatan Jalan Nalumsari–Tunggulpandean.
Seluruh paket tersebut direncanakan memasuki tahap SPK pada 8–9 Juni 2026. Namun apabila proses administrasi berjalan lebih cepat, penerbitan SPK dapat diajukan lebih awal pada pekan depan.
Percepatan Infrastruktur Dorong Target Pembangunan 2026
Pergerakan sejumlah paket pekerjaan tersebut menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur yang tengah dijalankan Pemkab Jepara sepanjang 2026.
Sebelumnya, sejumlah proyek strategis lain telah lebih dulu memasuki tahap kontrak, di antaranya Rehabilitasi Jembatan Gemuling Slagi–Guyangan, Peningkatan Jalan Lingkar Pecangaan, serta beberapa ruas jalan prioritas di wilayah Nalumsari dan Bangsri.
Tahun ini sektor jalan menjadi salah satu fokus pembangunan daerah. Alokasi anggaran perbaikan jalan mencapai Rp197,16 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp139,6 miliar.
Peningkatan anggaran tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan jalan penghubung antardesa, akses kawasan wisata, jalur distribusi hasil pertanian, hingga ruas strategis yang menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan dimulainya MC pada tiga ruas prioritas dan bertambahnya 10 paket yang telah mengantongi SPPBJ, proyek infrastruktur jalan di Jepara memasuki fase pelaksanaan yang lebih konkret. Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.
Editor : Admin