JEPARA – PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B menegaskan kesiapan menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H melalui performa optimal PLTU Tanjung Jati B. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari besar dengan nyaman tanpa gangguan listrik.
Sebagai salah satu tulang punggung sistem kelistrikan Jawa–Madura–Bali (Jamali), PLTU Tanjung Jati B memiliki peran strategis dalam menjaga kestabilan pasokan listrik nasional. Hingga mendekati Idul Fitri, seluruh unit pembangkit berada dalam kondisi siap operasi dengan daya mampu pasok mencapai 2.620 MW. Persediaan batu bara juga dinyatakan aman untuk menjamin keberlangsungan produksi listrik.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menyampaikan bahwa kesiapan ini merupakan hasil dari berbagai langkah strategis yang telah dilakukan sejak jauh hari, termasuk pengawasan intensif serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan.
Ia menegaskan, Nyepi dan Idul Fitri merupakan momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Karena itu, PLN berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap stabil selama masa perayaan. Dengan kesiapan operasional yang matang serta ketersediaan bahan bakar yang memadai, kebutuhan listrik masyarakat diharapkan dapat terpenuhi tanpa hambatan.
Selain memastikan kinerja pembangkit tetap optimal, PLN UIK Tanjung Jati B juga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga kelancaran distribusi energi. Berbagai langkah pencegahan dilakukan, mulai dari Management Walkdown, Apel Siaga, hingga pemantauan sistem secara real-time guna mengantisipasi potensi gangguan.
Keberhasilan menjaga keandalan pasokan listrik ini kembali menegaskan komitmen PLN dalam memberikan layanan terbaik, khususnya pada momen penting keagamaan. Ke depan, PLN bertekad terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasional demi menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal bagi masyarakat. (*)