Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Imbas Bandeng Presto Berbelatung, Operasional Tiga Dapur MBG di Jepara Dihentikan Sementara

Fikri Thoharudin • Senin, 9 Maret 2026 | 13:56 WIB

TAK LAYAK: Kondisi menu bandeng presto yang terdapat belatung pada Kamis (5/3).
TAK LAYAK: Kondisi menu bandeng presto yang terdapat belatung pada Kamis (5/3).

JEPARA — Tiga dapur ditutup. Buntut temuan menu bandeng presto berbelatung pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), di sejumlah sekolah di area Jepara Kota.

Untuk sementara waktu, tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut tidak lagi ngebul

Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Jepara, Musthofa Wildan, menyampaikan bahwa penghentian operasional dilakukan sebagai langkah evaluasi menyeluruh. Terhadap kejadian menu rusak yang ditemukan pada Kamis (5/3) lalu.

Menurutnya, keputusan tersebut telah dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). 

Saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi terkait sanksi yang akan diberikan.

“Untuk tiga SPPG yang kemarin terdapat kejadian menu rusak bandeng presto, hari ini tidak operasional sementara sebagai bahan evaluasi. Kemarin sudah kami laporkan kepada pimpinan,” ungkapnya Senin (9/3).

Ia menjelaskan, penghentian operasional tersebut berlaku untuk tiga dapur yang berada dalam satu manajemen pengelolaan. Di bawah naungan Yayasan Sagotra Jaya Wijaya.

Ketiganya adalah SPPG Kuwasen 2, SPPG Kuwasen 3, dan SPPG Bandengan 4.

Jumlah penerima manfaat, yang selama ini dilayani oleh ketiga dapur tersebut cukup gemuk. 

SPPG Kuwasen 2 melayani sebanyak 3.274 penerima manfaat. SPPG Kuwasen 3 sebanyak 1.217 penerima manfaat, dan SPPG Bandengan 4 sebanyak 1.423 penerima manfaat.

“Ketiga dapur ini berhenti operasional sebagai bentuk evaluasi,” tegasnya.

Dengan demikian, total lebih dari 5.900 penerima manfaat program MBG untuk sementara tidak menerima distribusi makanan. Utamanya selama masa penghentian operasional tersebut.

Wildan menegaskan, penghentian sementara ini dilakukan untuk memastikan evaluasi terhadap sistem pengawasan kualitas makanan. Mulai dari bahan baku hingga proses distribusi.

Sebelumnya, sejumlah siswa di beberapa sekolah di wilayah Jepara Kota, menemukan belatung pada menu bandeng presto yang dibagikan melalui program MBG. Selain itu, juga ditemukan roti kering yang sudah berjamur.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan oleh pihak sekolah dan menjadi bahan pendalaman, oleh tim SPPG bersama instansi terkait. 

Sebelum akhirnya diputuskan penghentian sementara operasional tiga dapur, yang berada dalam satu manajemen tersebut.

“Akan kami follow up kembali terkait surat pemberian sanksi oleh BGN. Informasinya hari ini turun,” terangnya.

Setelah itu, pihaknya akan meneruskan informasi dari BGN, kepada tiga dapur tersebut.(fik)

Editor : Zainal Abidin RK
#SPPG #jepara #Mbg #berhenti operasi #belatung