Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mas Wiwit Dorong Percepatan Jalan Provinsi, Usulan Rp 120 Miliar Baru Terealisasi Rp 7,9 Miliar

M. Khoirul Anwar • Selasa, 27 Januari 2026 | 09:39 WIB

SINERGI: Bupati Jepara Witiarso Utomo memaparkan program pemkab yang dapat dikolaborasikan dengah Pemprov Jateng melalui Komisi D DPRD Jateng.
SINERGI: Bupati Jepara Witiarso Utomo memaparkan program pemkab yang dapat dikolaborasikan dengah Pemprov Jateng melalui Komisi D DPRD Jateng.


JEPARA – Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menyoroti lambannya realisasi perbaikan jalan provinsi di wilayahnya.

Dari total usulan anggaran sekitar Rp 120 miliar pada tahun 2026, hingga kini baru terealisasi sebesar Rp 7,9 miliar.

Padahal ruas jalan tersebut menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan investasi di Kabupaten Jepara.

Hal itu disampaikan Mas Wiwit saat menerima kunjungan kerja Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Nur Saadah beserta jajaran di Ruang Kerja Bupati Jepara, Senin (26/1/2026).

Menurut Mas Wiwit, kondisi jalan provinsi sangat menentukan kelancaran distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, hingga minat investor yang masuk ke Jepara.

Ketergantungan pada satu jalur utama menuju Ibu Kota Provinsi selama ini dinilai kerap menimbulkan hambatan, terutama saat terjadi kepadatan lalu lintas atau kerusakan jalan.

“Dari usulan sekitar Rp 120 miliar, yang terealisasi baru Rp 7,9 miliar. Padahal jalan provinsi ini menjadi akses utama penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Mas Wiwit.

Ia berharap dukungan Komisi D DPRD Jawa Tengah dapat mempercepat persetujuan dan realisasi anggaran perbaikan jalan provinsi agar dampaknya segera dirasakan masyarakat dan pelaku usaha.

Selain perbaikan ruas jalan yang ada, Pemkab Jepara juga mulai menyiapkan wacana pelebaran jalur alternatif Kedung–Wedung.

Jalur ini diproyeksikan menjadi akses penopang menuju wilayah selatan dan penghubung antardaerah, sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada jalur utama menuju Semarang.

“Pelebaran jalur Kedung–Wedung ini akan kami koordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Demak. Tujuannya untuk membuka akses baru dan memperlancar mobilitas industri,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Nur Saadah memastikan bahwa aspirasi anggaran untuk Kabupaten Jepara, khususnya sektor infrastruktur jalan, menjadi salah satu prioritas pembahasan di tingkat provinsi.

“Untuk ruas jalan Jepara–Keling ada tambahan anggaran Rp 7,9 miliar, dan untuk perawatan jalan yang rusak sekitar Rp 2,2 miliar,” kata Nur Saadah.

Ia menyebut dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan provinsi di Jepara secara bertahap, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah sebagai penopang pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Editor : Ali Mustofa
#komisi d #dprd jateng #berita jepara hari ini #bupati jepara #witiarso utomo #jalan provinsi #berita jepara #jawa tengah