Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kepala BBWS Pemali Juana Dorong Adanya Akses Lain ke Desa Tempur

Fikri Thoharudin • Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48 WIB
Kepala BBWS Pemali Juana Sudarto
Kepala BBWS Pemali Juana Sudarto

JEPARA - Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Sudarto, mendorong adanya pembuatan akses jalan lain menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi jalan yang putus, di daerah Kaliombo sejurus jalan menuju Desa Tempur pada Selasa (13/1).

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin keselamatan dan keberlanjutan akses warga.

Dorongan itu disampaikan menyusul kondisi jalan eksisting yang berada di kawasan rawan longsor dan banjir. Jalan tersebut kini telah putus sejak Jumat (9/1).

Sudarto menyatakan BBWS Pemali Juana siap melakukan penanganan cepat. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta instansi terkait lainnya.

Penanganan sementara akan difokuskan pada rekayasa aliran sungai. Tujuannya agar badan jalan yang terdampak dapat kembali difungsikan dalam waktu dekat.

"Ya sebelah timur masih ada sempadan sungai. Kami upayakan untuk dibelokkan ke sana, sehingga pembuatan jalan dapat dilakukan," sebutnya.

Rekayasa tersebut akan dilakukan dengan pemasangan bronjong sebagai pengaman alur sungai.

Selain itu, BBWS juga memastikan dukungan bantuan bronjong. Material tersebut disiapkan untuk mempercepat penanganan darurat di lokasi terdampak.

Kendati demikian, menurut Sudarto, penggunaan jalan yang sama secara permanen memiliki risiko tinggi. Potensi longsor dari perbukitan berbatu di samping jalan masih cukup besar.

Tak hanya longsor, ancaman banjir susulan juga menjadi pertimbangan. Kondisi tersebut dikhawatirkan kembali merusak jalan jika tetap dipertahankan.

Oleh karena itu, Sudarto menilai perlu adanya alternatif akses jalan. Akses baru dinilai lebih aman untuk jangka panjang bagi mobilitas warga.

BBWS Pemali Juana berharap penanganan sementara ini dapat membuka kembali akses Desa Tempur. Sementara itu, solusi permanen akan terus dibahas bersama pemerintah daerah dan provinsi.

"Permanennya (jalan, red) bisa cari alternatif lain. Sebab kalau masih tetap menggunakan jalan ini, dikhawatirkan akan terjadi longsor dari bukit atau banjir,” jelasnya.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #jalan #tempur #longsor