JEPARA – SMPN 2 Kalinyamatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi dan kemampuan komunikasi peserta didik melalui penyelenggaraan pelatihan jurnalistik.
Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (10/12) itu diikuti sejumlah siswa dari perwakilan tiap kelas.
Sekaligus menjadi rangkaian dari Latihan Dasar Kepemimpinan bagi calon pengurus OSIS masa bakti 2026.
Baca Juga: Alhamdulillah! Rp 25 Miliar Digelontorkan Bupati Jepara untuk Guru Madrasah, Siapa Saja yang Dapat?
Mengusung tema “Nahkoda Visi Ekologis: Mengendalikan Arus Digital, Menciptakan Narasi Kepemimpinan Beretika”, kegiatan berlangsung di Perpustakaan sekolah dengan penuh antusiasme.
Tema tersebut dipilih untuk menanamkan kesadaran ekologis sekaligus kemampuan mengelola arus informasi digital secara bijak.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari praktisi media lokal yang berbagi materi mulai dari teknik dasar penulisan berita, fotografi jurnalistik, hingga metode menggali informasi secara tepat di lapangan.
Termasuk membuat konten edukatif seputar agenda di sekolah.
Para siswa tampak antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait cara membuat berita yang akurat, menarik, dan bertanggung jawab.
Kepala SMPN 2 Kalinyamatan, Agus Nur Cahyo, menyampaikan bahwa pelatihan jurnalistik menjadi salah satu hal yang ingin diperdalam para siswa.
Pasalnya sepanjang ini di sekolah tersebut telah terdapat produk jurnalistik berupa majalah maupun mading.
Menurutnya, kemampuan menulis dan memahami etika jurnalistik merupakan bekal penting di era digital, di mana informasi bergerak cepat dan memerlukan kecermatan dalam penyajiannya.
Para peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung dengan membuat berita dari aktivitas di lingkungan sekolah.
Hasil tulisan tersebut akan diseleksi untuk dimuat di website sekolah, media informasi sekolah, serta platform Jawa Pos Radar Kudus.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap lahir generasi muda yang kritis, peka terhadap lingkungan, mampu mengelola narasi positif, dan berani menyuarakan gagasan segar.
Pelatihan jurnalistik sekaligus menjadi ruang untuk mengembangkan bakat siswa yang berminat dalam dunia kepenulisan maupun media.
Pada kesempatan sama, pemateri dari Jawa Pos Radar Kudus Biro Jepara, Fikri Thoharudin, mengajak siswa untuk berani mengambil peran dalam kerja-kerja jurnalistik di sekolah.
Ia menilai, banyak potensi yang bisa digali dari lingkungan terdekat, mulai dari prestasi, kreativitas, hingga berbagai momen kegiatan yang bernilai berita.
“Asal mau mencoba pasti akan bisa, karena bisa karena biasa. Untuk bisa menulis yang bagus juga perlu mendidik diri dengan membaca bahan bacaan yang berdaging,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kemampuan menulis merupakan bekal berharga dalam berbagai lini kehidupan.
Fikri juga mencontohkan sejumlah tokoh besar yang tumbuh melalui dunia jurnalistik, seperti RMP Sosrokartono, Tirto Adhi Soerjo, Ernest Douwes Dekker, Bung Hatta, Ki Hajar Dewantara, Seno Gumira Ajidarma, hingga Goenawan Mohamad.
Menurutnya, tradisi literasi dan keberanian menyampaikan gagasan telah menjadi fondasi lahirnya para pemikir dan pemimpin bangsa.
"Dengan pelatihan ini, SMPN 2 Kalinyamatan menegaskan komitmennya untuk terus mengasah minat, bakat, dan kemampuan siswa agar siap menghadapi tantangan era digital serta mampu menyebarkan informasi yang berkualitas dan beretika," tandasnya.(fik)
Editor : Ali Mustofa