JEPARA - Di bawah rinai hujan yang berjatuhan di luar halaman GOR Studion Gelora Bumi Kartini, Rabu (12/11) pagi, Kosim tak bisa menyembunyikan senyumnya.
Lelaki 60 tahun asal Welahan, Jepara, itu memandangi becak baru yang kini menjadi miliknya. Bukan becak biasa, melainkan becak listrik, bantuan dari Presiden Republik Indonesia.
“Alhamdulillah, dapat becak baru,” ucapnya lirih.
Selama setidaknya 30 tahun terakhir, ia telah menekuni setiap kayuhan becaknya sendiri. Kali ini dengan bantuan becak listrik, beban kayuhan tersebut dapat berkurang, lebih ringan, bisa lebih jauh.
Setiap pagi, ia biasa mengayuh becaknya di sekitar Pasar Welahan, menjemput dan mengantar penumpang. Dalam sehari, penghasilannya rata-rata Rp40.000 hingga Rp60.000.
“Sekarang agak sepi, tapi ya tetap disyukuri. Semoga dengan becak listrik ini, bisa tambah ramai penumpang," sebutnya.
Bagi Kosim, becak listrik bukan hanya alat kerja baru, tapi juga semangat baru. Ia membayangkan bisa tetap mencari nafkah tanpa harus terlalu menguras tenaga.
“Becak ini jadi teman baru saya, mudah-mudahan bisa awet, bisa bantu hidup saya,” katanya sambil berusaha membunyikan klakson yang sejurus kemudian terdengar nyaring.
Ia bukan satu-satunya yang bahagia hari itu. Bersama 99 pengayuh becak lansia lainnya, pagi itu ia menjadi salah satu bagian yang menerima bantuan 100 unit becak listrik dari Presiden.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, didampingi perwakilan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN).
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar kendaraan, melainkan bentuk perhatian tersendiri terhadap mereka yang bekerja di sektor informal dan telah berusia lanjut.
“Becak listrik ini membuat aktivitas mereka lebih ringan dan produktif. Tahun depan, penerima manfaat juga akan mencakup usia 50 tahun ke atas," ujarnya.
Diketahui, satu unit becak listrik bernilai sekitar Rp22 juta dan mampu menempuh jarak hingga 45 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Selain efisien dan ramah lingkungan, becak ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, terutama di kawasan pantai dan destinasi wisata di Jepara.
Deputi BP Taskin RI, Zaidrina, menjelaskan bahwa program becak listrik merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo, dengan tujuan memberdayakan pengemudi becak lansia agar tetap bisa bekerja tanpa kelelahan fisik.
“Tahun ini menyasar usia 60 tahun ke atas, dan tahun depan akan diperluas untuk usia 50 tahun ke atas,” sambungnya.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang menargetkan 10.000 unit becak listrik disalurkan di seluruh Indonesia, 2.000 di antaranya untuk Jawa Tengah.(fik)
Editor : Mahendra Aditya