Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Atasi Persoalan Air di Kedung, PDAM Jepara Bakal Tambah Sumur Baru

Fikri Thoharudin • Jumat, 24 Oktober 2025 | 00:21 WIB
Dirut PDAM Tirta Jungporo Lukman Khakim.
Dirut PDAM Tirta Jungporo Lukman Khakim.

JEPARA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jungporo berupaya menuntaskan persoalan layanan air bersih, khususnya di wilayah Selatan II Kabupaten Jepara yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Di antaranya dengan menambah sumur baru dan pengelolaan air baku lainnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Jungporo, Lukman Khakim, menyampaikan bahwa masalah distribusi air bersih di kawasan tersebut bukan persoalan baru.

“Ini bukan situasi yang baru terjadi. Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun, bahkan melewati dua generasi pimpinan PDAM,” ujarnya Kamis (23/10).

Menurut Lukman, desa-desa yang paling terdampak meliputi Kedungmalang, Karangaji, Tedunan, Kaliombo, dan Karangpandan. Total pelanggan di wilayah tersebut mencapai 4.062 sambungan rumah (SR).

Sebagai dirut baru, Lukman menegaskan pihaknya tengah berupaya mencari solusi menyeluruh dengan berbagai pendekatan. Salah satunya melalui dialog dengan para tokoh dan petinggi setempat.

“Kami sudah mengundang perwakilan desa untuk membahas penyelesaian ini di Balai Desa Karangaji,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, PDAM akan melakukan pengelolaan debit air dari sejumlah sumber air baku yang sudah ada. 

Ditargetkan pada awal-awal November mendatang di wilayah tersebut dapat kembali mengalir. Usai bertahun-tahun saluran ini mati.

"Pekan terakhir bulan Oktober ini kami masih bergerak, menuntaskan hal tersebut," katanya.

Empat sumur yang akan dioptimalkan berada di wilayah Gedangan (15 liter/detik), Kalipucang (12 liter/detik), Purwogondo (10 liter/detik), dan Dongos (8 liter/detik).

Total debit air dari keempat sumber itu mencapai 45 liter per detik, sementara kebutuhan ideal bagi pelanggan di titik tersebut mencapai 51 liter per detik.

“Masih ada defisit sekitar 6 liter per detik. Karena itu, kami akan mengatur distribusi dan memasang pompa booster di Gedangan untuk menyuplai wilayah Ujungpandan yang memiliki 1.722 pelanggan,” jelasnya.

Selain langkah jangka pendek, PDAM juga menyiapkan rencana jangka menengah dengan menambah sumber air baku baru pada tahun depan. 

Dua lokasi yang dipertimbangkan adalah Desa Wanusobo dan Jondang, yang diperkirakan memiliki potensi debit air antara 5–7 liter per detik.

“Rencananya kami akan menambah dua sumur baru. Jika dua sumur terealisasi, katakanlah terdapat 10 liter perdetik, defisit (6 liter perdetik, Red) kebutuhan tadi dapat tertutup," tambahnya.

Saat ini, PDAM Tirta Jungporo memiliki 101 sumur dalam, meski debit airnya fluktuatif. Kedalaman rata-rata sumur tersebut mencapai lebih dari 100 meter. Namun pemasangan pipa tanamnya disebut kurang maksimal.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #PDAM #macet