Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Jepara Ngantor di Desa Dongos, Tinjau Sentra Keripik dan Peternakan Ikan Dibantu IPAL dan Mesin hingga Bibit

M. Khoirul Anwar • Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:36 WIB

 

Photo
Photo

JEPARA – Bupati Jepara Witiarso Utomo kembali melaksanakan kegiatan Ngantor di Desa dengan menyambangi Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Selasa (21/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati meninjau langsung berbagai potensi ekonomi lokal, mulai dari sentra produksi keripik hingga peternakan ikan.

Kunjungan lapangan dimulai dari sentra keripik milik Suparno dan Siti Kunsururoh di RT 2 RW 3. Di lokasi ini, Bupati berdialog dengan pemilik usaha untuk mengetahui kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.

“Produksinya sudah bagus dan rutin mencapai satu kwintal per hari. Tinggal ditingkatkan sarana pendukung seperti IPAL dan mesin pemotong singkong. Untuk pemasaran, sudah ada pelanggan tetap yang menampung hasil produksi,” ujar Bupati.

Selain memberi perhatian pada peningkatan sarana produksi, Bupati juga mendorong agar usaha tersebut terintegrasi dengan program Perumda Aneka Usaha Jepara, sehingga pengelolaan dan pemasaran produk bisa lebih kuat dan berkelanjutan.

Usai meninjau sentra keripik, Bupati melanjutkan kunjungan ke peternakan ikan Minajaya di RT 2 RW 4.

Kelompok ini membudidayakan ikan lele dan gurame siap konsumsi, dengan anggota di antaranya Ali Misbah dan Ketua Abdul Kholiq.

Dalam kesempatan itu, Direktur Perumda Aneka Usaha Jepara, Wike Dwi Utomo, menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng kelompok Minajaya sebagai mitra kerja.

“Skemanya modal bersama. Bibit usia 0–45 hari dibesarkan di Perumda, lalu proses pembesaran dilakukan di Minajaya,” terangnya.

Setelah meninjau lapangan, Bupati Jepara melanjutkan kegiatan di Balai Desa Dongos.

Di sana, ia memborong sejumlah produk UMKM lokal serta menyerahkan bantuan bibit, bantuan sosial (bansos), bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), dan layanan administrasi kependudukan bagi warga setempat.

Kegiatan ditutup dengan koordinasi bersama kepala desa se-Kecamatan Kedung terkait tindak lanjut usulan Ngantor di Desa tahap pertama.

Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi sarana nyata mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Setiap desa punya potensi. Tugas kita memastikan potensi itu tumbuh dan memberi manfaat ekonomi bagi warga,” ujar Bupati Witiarso.

Editor : Mahendra Aditya
#umkm #lele #ikan #bupati jepara #witiarso utomo #Singkong #keripik