Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sejumlah Siswa di Jepara Diduga Mengalami Keracunan MBG, Sempat dibawa ke Puskesmas Bangsri 1

Fikri Thoharudin • Minggu, 28 September 2025 | 18:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JEPARA - Beberapa siswa sekolah dasar (SD) negeri 1 Banjaran, Kecamatan Bangsri, diduga keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG).

Mereka bahkan sempat dibawa ke Puskesmas setempat.

Salah satu anggota keluarga siswa yang enggan dikorankan namanya menyampaikan bahwa adiknya jatuh sakit setelah mengonsumsi MBG di sekolah, pada Selasa (23/9) lalu. 

"Pulang (sekolah, Red) seperti orang sakit. Merasa lemas, tidak doyan makan dan beberapa kali muntah, di sekolah makan MBG," ungkapnya Sabtu (27/9).

Hal tersebut diperkuat usai pihaknya membuka grup WhatsApp yang berisi para wali murid.

Diketahui, kondisi serupa juga dialami jamak siswa lainnya, dengan gejala serupa.

"Adik, saya bawa ke Puskesmas Bangsri pakai motor. Sementara teman-temannya yang lain diantar dengan mobil boks (operasional, Red) MBG ke Puskemas," tuturnya.

"Adik saya tidak dirawat inap. Hanya diperiksa dan diberi obat. Besoknya (Rabu, Red) tidak bisa berangkat sekolah karena masih lemas," imbuhnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Bangsri 1, Nur Da'im membenarkan peristiwa dugaan keracunan MBG tersebut. 

Menurutnya ada beberapa siswa SDN 1 Banjaran yang diperiksa usai beberapa jam sebelumnya memakan menu MBG pada siang hari tersebut. 

Yang datang ke Puskesmas sendiri ada empat siswa di siang hari dan satu siswa di malam hari. 

Setelah dilakukan asesmen dan pelayanan selama setengah hari, para siswa tersebut sudah diperbolehkan pulang.

Kendati demikian, pihak Puskesmas juga memberikan obat serta monitoring terhadap para siswa.

Menurutnya, gejala yang dirasakan siswa seperti mual, muntah hingga merasa lemas.

Pihaknya juga kurang mengetahui persis berapa siswa di tempat lain yang diduga turut mengalami keracunan MBG tersebut.

"Yang melakukan pemeriksaan di kami (Puskemas Bangsri I, Red) ada lima siswa. Tapi tidak tahu juga di tempat (fanyankes, Red) lainnya," sebutnya.

Pihaknya juga belum dapat memastikan apakah peristiwa yang dialami para siswa tersebut akibat menu MBG atau hal lain.

Namun berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terdapat indikasi yang menjurus kepada dugaan keracunan akibat MBG.

Kini, sampel menu MBG pada hari tersebut telah dilaporkan dan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jepara. 

Beberapa menu di hari tersebut seperti nasi, ayam goreng, kedelai rebus, oseng-oseng jagung, buncis, wortel, melon, dan susu Frisian Flag. 

"Sampel yang dikirim bukan sisa yang dimakan, melainkan stok yang masih tersisa di hari itu (Selasa, Red)," ucapnya.

Da'im menyampaikan, MBG tersebut merupakan menu dari Satuan Pelayanan Pemenugan Gizi (SPPG) Yayasan Al Fitroh Watuaji Keling yang berlokasi di Desa Banjaran.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus Biro Jepara, unit SPPG Yayasan Al Fitroh yang berada di Desa Banjaran Kecamatan Bangsri melayani 3904 porsi  

Terdiri dari penerima manfaat kalangan siswa PAUD/TK 889 anak, 1644 siswa SD/MI, 493 siswa SMP/MTs, 523 siswa SMA sederajat. Serta 173 balita, 86 ibu menyusui, dan 96 ibu hamil.

"Sampel sudah kami kirim tapi hasilnya belum keluar. Pada Kamis (25/9) anak-anak sudah kembali ke sekolah. Waktu ke Puskesmas gejalanya mual, pusing, lemas serta ada yang diare tapi tidak signifikan. Tidak dirawat inap hanya, kami beri obat penambah daya tahan tubuh, dalam rangka mengurangi simptom," sebutnya.

Pihaknya berharap agar pihak SPPG, lebih memperketat dan menjaga higiene serta sanitasi, termasuk menjaga SOP. Sehingga insiden dugaan keracunan tersebut tidak terulang kembali.

"Rencana ada semacam pelatihan atau pemberian sertifikat bagi dapur (SPPG, Red). Berusaha untuk melakukan kegiatan dengan baik," tandasnya.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#SPPG #jepara #keracunan #bangsri #sd #keracunan mbg #Makan Bergizi Gratis