Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hasil Super League 2025: Menang 2-1 atas Persis Solo, Persijap Jepara Merangkak Naik Peringkat ke-5

Fikri Thoharudin • Minggu, 14 September 2025 | 04:39 WIB
BERGAIRAH: Pemain Persijap Jepara Wahyudi Hamisi menerobos benteng pertahanan Persis Solo di Stadion Manahan Surakarta pada Sabtu (13/9).
BERGAIRAH: Pemain Persijap Jepara Wahyudi Hamisi menerobos benteng pertahanan Persis Solo di Stadion Manahan Surakarta pada Sabtu (13/9).

SURAKARTA - Laskar Kalinyamat berhasil pulang dengan membopong 3 poin. 

Raihan ini didapat usai menang 1-2 dalam laga tandang melawan Persis Solo di Stadion Manahan Surakarta pada Sabtu (13/9) malam.

Sejak awal pertandingan, permainan berjalan cukup sengit dan panas. Kondisi tak berubah hingga babak pertama berakhir seri 0-0.

Namun keadaan mulai berpihak kepada Persijap Jepara usai ditiupkan peluit babak kedua oleh sang wasit  

Enam menit berselang usai dimulai babak kedua, Persijap Jepara memimpin jalannya pertandingan dalam laga tandang melawan Persis Solo.

Gol yang diciptakan Rosalvo Cândido Rosa Júnior pada menit ke-51 membuat pola permainan Laskar Sambernyawa pecah.

Rosalvo berhasil menuntaskan umpan pemberian Charlos Franca yang sebelumnya diberikan Wahyudi Hamisi.

Tendangan bawahnya tersebut berhasil menggoyangkan gawang Laskar Sambernyawa yang dijaga Muhammad Riyadi. Skor berubah 0-1.

Tak puas sampai di situ, Laskar Kalinyamat terus berusaha menciptakan peluang demi peluang. 

Mário Licinio Guerreiro Lemos sang pelatih pun juga tampak terus memberikan supportnya dari sisi lapangan hijau. 

Lini depan Laskar Kalinyamat terus berkembang. Terlebih usai penyerang Elang Dada Putih, Sudi Abdallah masuk menggantikan Adzikry.

Peluang demi peluang terus diciptakan. Persijap terus menyerang dari sisi sayap kanan.

Semakin tertekan, Persis Solo meningkatkan pressure terhadap para pemain Persijap Jepara.

Puncaknya terjadi pada menit ke-72, sang kapten Laskar Sambernyawa membuat pelanggaran berat terhadap Laskar Kalinyamat. Sho Yamamoto pun diganjar kartu merah dari wasit.

Bermain dengan 10 pemain memaksa Persis semakin memacu pola permainan. Skuad Laskar Sambernyawa bermain lebih semangat dan berenergi. 

Hingga pada menit ke-77, gol penyeimbang berhasil dibuat oleh Cleylton Santos.

Permainan reaktif usai gawang kedua skuad berhasil dijebol terus menciptakan atmosfer panas. 

Sebelumnya di babak pertama, gol yang berhasil dicipta Xandro Schenk pun dianulir wasit lantaran terjebal offside.

Di babak kedua, wasit memberikan ekstra waktu tambahan hingga 17 menit. Hal tersebut imbas dari pengecekan VAR yang beberapa kali dilakukan.

Menjelang puncak pertandingan, sempat akan terjadi penalti lantaran Diogo Bruto dicekik dalam kotak penalti saat mendapati umpan lambung dari sepak pojok Wahyudi Hamisi.

Akan tetapi setelah dilakukan pengecekan VAR, pemberian penalti dibatalkan wasit.

Tak sampai di situ, permainan para spartan ini terus membuat gemuruh Stadion Manahan Surakarta.

Hingga akhirnya, di menit 99, Persijap mendapati ganjaran penalti lantaran pemain Laskar Sambernyawa melakukan pressing yang melanggar aturan dalam kotak penalti.

Sudi Abdallah dipilih menjadi eksekutor tendang penalti.

Meskipun tembakannya terbaca oleh sang kiper, akan tetapi bola berhasil masuk dan menggoyangkan jala gawang yang dijaga oleh Muhammad Riyadi.

Skuad asuhan Mário Licinio Guerreiro Lemos ini berhasip membuktikan bahwa Persijap Jepara tidak akan bermain secara tanggung dalam kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Persijap Jepara, akan dibuatnya dapat membuktikan gulungan ombak Pantai Pesisir Utara Jawa yang terkenal ganas.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#persijap #jepara #persis #stadion manahan #solo