Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Seniman Lakukan Aksi Merespon Insiden Pembakaran Gedung DPRD Jepara

Fikri Thoharudin • Selasa, 2 September 2025 | 02:11 WIB
PENUH PENGHAYATAN: Peserta art action tengah menampil teatrikal di depan Gedung DPRD Kabupaten Jepara Minggu (31/8) menjelang petang.
PENUH PENGHAYATAN: Peserta art action tengah menampil teatrikal di depan Gedung DPRD Kabupaten Jepara Minggu (31/8) menjelang petang.

JEPARA - Menjelang Maghrib, pada Minggu (31/8) Front Masyarakat Kesenian Jepara melakukan aksi tabur bunga.

Hal tersebut dilakukan usai terjadi penjarahan dan pembakaran di Gedung DPRD Kabupaten Jepara pada Minggu (31/8) pagi buta sekitar pukul 01.00.

Jalannya aksi dilakukan seperti dengan pengambilan sisa sisa pembakaran gedung DPRD Jepara. 

Material yang telah menjadi arang sisa pembakaran itu kemudian akan dijadikan bahan untuk drawing arang di acara On The Spot di lokasi Pantai Tambak Rejo Mulyoharjo Jepara. 

Tak hanya itu, proses pelarungan 'Sukerto' dilakukan sebagai simbolisasi pelarungan sikap-sikap tak patut yang dilakukan para pemimpin yang menyulut kericuhan di sejumlah daerah-kota.

Dalam aksi dadakan tersebut, seniman melakukan tabur bunga, membuat karya instalasi, menampilkan perform dan pernyataan sikap bersama. 

Aksi ini disaksikan oleh ratusan masyarakat yang kebetulan juga antusias menyaksikan sisa sisa pembakaran gedung DPRD dan penjarahan. 

Tak lebih dari 30 menit aksi tersebut berakhir. Proses tersebut dikawal oleh satuan TNI yang kebetulan sedang bertugas melakukan pengamanan.

Adapun pernyataan Sikap Front Masyarakat Kesenian Jepara, berkaitan dengan situasi sosial politik yang sedang kacau ini sebagai berikut: 

1. Menolak keras tindakan anarkis, vandalisme dan kriminalitas yang mengorbankan masyarakat umum. 

2. Mendesak Pemerintah dan DPRD Jepara untuk sengambil sikap tegas untuk menjamin stabilitas keamanan. 

3. Mendesak Pemda dan DPRD untuk melakukan konsolidasi dengan tokoh tokoh masyarakat untuk meyakinkan pada masyarakat bahwa akan segera diambil tindakan tindakan taktis keamanan masyarakat. 

4. Dalam waktu selambat-lambatnya dua minggu dari saat aksi tersebut, akan mengadakan Sidang Istimewa Rakyat Jepara yang secara representatif terwakili semua pihak.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #pembakaran #seni #dprd #pertunjukan