JEPARA — Di tengah gema semangat Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, PLN UIK Tanjung Jati B melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa santunan kepada 30 anak yatim, piatu, dhuafa, dan anak terlantar di Pondok Pesantren (Ponpes) Mandiri Darul Qur’an, Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.
Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN UIK Tanjung Jati B dalam memperkuat peran sosial perusahaan, sekaligus memperingati momen Kemerdekaan dengan berbagi semangat kemandirian dan harapan kepada generasi muda, khususnya mereka yang tumbuh dalam keterbatasan.
Dengan mengusung tema "Bina Insan dan Akhlak Generasi Bangsa", kegiatan yang digelar pada Jumat (11/7) ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata hadirnya empati dan tanggung jawab sosial PLN melalui YBM kepada lingkungan sekitar. Para anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter, yang ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap pembinaan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak kuat. “Semangat Kemerdekaan harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada anak-anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin menyalakan harapan dan memberikan ruang tumbuh bagi mereka untuk menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh,” ungkap Dony.
Dengan harapan dan kebersamaan, PLN UIK Tanjung Jati B terus melangkah, menjadikan energi yang dihasilkan bukan hanya menggerakkan pembangkit, tetapi juga menghidupkan semangat solidaritas dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Editor : Zainal Abidin RK