JEPARA – Momentum Iduladha 1446 H menjadi momen penuh makna bagi para narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara.
Meski berada di balik jeruji besi, sebanyak 310 warga binaan pemasyarakatan (WBP) tetap bisa merasakan kehangatan dan kebersamaan lewat pembagian daging kurban.
Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa pihaknya menerima satu ekor sapi kurban dari Bupati Jepara Witiarso Utomo, serta satu ekor kambing dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jepara, R.A. Dhini Ardhany.
Baca Juga: Hadiah Rp3 Juta dan Piagam Bupati, Tapi Pemilihan Duta Literasi Rembang Masih Sepi Peminat
Hewan-hewan kurban tersebut kemudian disembelih dan dagingnya dibagikan secara merata kepada seluruh WBP serta sebagian warga di sekitar rutan.
“Daging kurban kami olah terlebih dahulu menjadi masakan matang untuk para warga binaan. Sementara daging mentahnya dibagikan kepada beberapa warga sekitar,” ujar Renza, Kamis (5/6).
Saat ini, Rutan Jepara dihuni oleh 310 WBP, yang terdiri dari 295 pria dan 15 perempuan. Menurut Renza, pembagian daging kurban ini tidak hanya sebagai bentuk perhatian, tapi juga menjadi sarana untuk menghadirkan suasana kampung halaman di dalam rutan.
“Harapannya, mereka tetap merasakan semangat Iduladha meski berada di rutan. Ini juga bagian dari pembinaan mental dan spiritual warga binaan agar kelak saat bebas bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Baca Juga: Viral Video Asusila di Embung Rowo Setro, Satpol PP Rembang Tertibkan Pasangan Muda-Mudi
Selain pembagian daging kurban, Renza menegaskan bahwa Rutan Jepara terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan.
Ia berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam menghadirkan sisi kemanusiaan di balik tembok penjara.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian dari Bupati maupun Kajari. Semoga menjadi berkah bagi kita semua dan memberi manfaat nyata bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Fikri Thoharudin)
Editor : Mahendra Aditya