Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Buka Peluang Pasar Ekspor, Pemkab Jepara Tawarkan Potensi Kerajinan Ukir ke Dubes Spanyol

Moh. Nur Syahri Muharrom • Selasa, 29 April 2025 | 19:04 WIB

 

MINAT: Bupati Jepara Witiarso Utomo berdama Duta Besar Spanyol untuk Indonesia Francisco de Asis Aguilera berkunjung ke sentra kerajinan ukir Desa Mulyoharjo.
MINAT: Bupati Jepara Witiarso Utomo berdama Duta Besar Spanyol untuk Indonesia Francisco de Asis Aguilera berkunjung ke sentra kerajinan ukir Desa Mulyoharjo.

JEPARA — Duta Besar Spanyol untuk Indonesia Francisco de Asis Aguilera Aranda berkunjung ke Kabupaten Jepara kemarin.

Kunjungannya itu dalam rangka penguatan kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Spanyol.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara pun memanfaatkan kunjungan tersebut dengan menawarkan beragam potensi yang ada di Kabupaten Jepara, salah satunya kerajinan ukir.

Sebab itu, kemarin Francisco de Asis Aguilera Aranda diajak berkeliling ke sejumlah sentra industry kerajinan oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar.

Mulai dari sentra industry patung di Mulyoharjo, Jepara; lalu sentra industri relief di Senenan, Tahunan; dan sejumlah show room yang menjajakan beragam kerajinan khas Jepara.

Dari pantauan di lapangan kemarin, Francisco tampak antusias melihat beragam potensi yang disajikan di masing-masing pusat kerajinan.

Francisco menyampaikan, kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung potensi industri furniture di Kabupaten Jepara.

Ia menilai produk kerajinan Jepara memiliki daya saing tinggi dan peluang besar di pasar global.

”Suatu kehormatan bagi kami bisa datang ke sini, melihat langsung kerajinan yang sangat indah ini. Promosi menjadi kunci. Semakin sering dipromosikan, semakin luas pasarnya,” ujar Francisco.

Setelah melihat beragam potensi tersebut, menurut Franscisco, ada peluang lebih besar bagi industry kerajinan furniture Kabupaten Jepara untuk menyasar pangsa ekspor di Spanyol.

Di sisi lain, Francisco sendiri mengaku telah lama mengenal kualitas mebel Jepara.

”Di rumah saya di Madrid, banyak furniture dari Jepara. Karena 20 tahun lalu saya sudah datang ke sini,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menjelaskan kunjungan tersebut jadi kesempatan untuk mendorong ekspor mebel Jepara ke Spanyol.

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengusaha lokal melalui fasilitasi kerja sama internasional.

”Kami menawarkan potensi mebel dan pelabuhan. Harapannya, peluang ini bisa membuka pasar ekspor baru bagi pengrajin dan pengusaha Jepara. Selanjutnya, pengusaha lokal yang akan bergerak lebih jauh,” ujarnya. (rom/war)

Editor : Ali Mustofa
#show room #ekonomi #pasar global #jepara #daya saing #furniture #Spanyol #pemkab #pusat kerajinan