JEPARA – Seorang pengendara motor harus dilarikan ke rumah sakit usai kendaraan yang ditumpangi terlibat kecelakaan dengan mobil di ruas jalan nasional Jepara – Demak turut Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Sabtu (19/4).
Korban Bernama Nur Alim, warga Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan.
Pria berusia 53 tahun itu mengalami patah tulang.
Kepala Satlantas Polres Jepara AKP Dionisius Yudi C menceritakan, kecelakaan ini melibatkan dua unit kendaraan.
Masing-masing mobil low cost green car (LCGC) Toyota Calya berplat nomor polisi (nopol) H 1952 KG dengan sepeda motor Honda Spacy bernopol K 3009 TV.
“Diduga, kecelakaan ditengarai karena pengemudi Toyota Calya mengantuk sehingga kendaraannya oleng dan menabrak pengendara motor,” ujarnya.
Menurut Kasatlantas, kecelakaan tersebut terjadi kemarin pagi sekitar pulul 08.30 WIB.
Kecelakaan tersebut bermula ketika mobil Toyota Calya yang dikemudikan Dwi Aprilianto, 51, warga Desa Mayong Lor, Kecamatan Mayong melaju dengan kecepatan sedang dari arah utara menuju ke selatan.
Di tempat kejadian perkara, mobil yang dikemudikan Dwi tiba-tiba oleng ke kanan.
Dari arah berlawanan, melaju sebuah motor Honda Spacy yang dikemudikan oleh Nur Alim, 53, warga Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan.
Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.
”Karena jarak yang sudah dekat mobil Toyota Calya tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya sehingga terjadi tabrakan dengan pengendara motor Honda Spacy di badan jalan sebelah barat, dan terjadilah laka lantas,” papar AKP Dionisius Yudi kemarin.
Dari rekaman yang beredar, setelah tabrakan tersebut mobil Calya baru berhenti setelah terjerembab di area rerumputan di bahu jalan.
Sementara pengendara motor Honda Spacy tampak tergeletak di pinggir jalan.
AKP Dionisius Yudi C menjelaskan, atas kejadian itu menimbulkan 1 orang terluka. Yakni pengendara sepeda motor.
Ia mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan dan kiri, luka patah tulang paha kanan, luka robek pada kaki kiri, serta luka robek pada kepala bagian belakang.
”Korban selanjutnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Pecangaan Jepara dan saat ini sudah dirujuk ke RSUD RA Kartini Jepara,” tandas Kasatlantas. (rom)
Editor : Ali Mustofa