Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

WADUH! Rumah di Nalumsari Jepara Rusak Parah Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Moh. Nur Syahri Muharrom • Minggu, 30 Maret 2025 | 00:27 WIB
TRAGIS: Kondisi kediaman Halimin, warga Desa/Kecamatan Nalumsari yang rumahnya rusak usai diterpa angin kencang dan hujan deras.
TRAGIS: Kondisi kediaman Halimin, warga Desa/Kecamatan Nalumsari yang rumahnya rusak usai diterpa angin kencang dan hujan deras.

JEPARA – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Jepara kembali memakan korban.

Kali ini, rumah Halimin (42), warga Dukuh Penagon RT 3/RW 6, Desa/Kecamatan Nalumsari, mengalami kerusakan parah setelah diterpa hujan deras dan angin kencang pada Jumat (28/3).

Akibat insiden tersebut, Halimin dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, melalui Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Moh. Ali Wibowo, menjelaskan bahwa hujan deras yang berlangsung sejak siang hingga malam menjadi pemicu utama kejadian ini.

“Rumah korban sudah dalam kondisi lapuk di beberapa bagian. Kombinasi hujan deras dan angin kencang akhirnya menyebabkan bangunan tidak mampu bertahan dan roboh,” jelas Ali Wibowo kemarin.

Kerusakan Parah di Beberapa Ruangan

Dari hasil asesmen BPBD, bagian rumah yang mengalami kerusakan paling parah adalah ruang tamu, ruang keluarga, serta kamar utama.

Material kayu yang sudah tua serta atap yang tidak lagi kokoh memperparah kondisi rumah saat diterpa angin kencang.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Halimin dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan benar-benar runtuh.

Namun, mereka kini kehilangan tempat tinggal dan harus bergantung pada bantuan dari sanak saudara serta warga sekitar.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, untuk sementara waktu, Pak Halimin dan keluarganya harus mengungsi ke rumah saudara karena rumah mereka sudah tidak layak huni,” tambah Ali Wibowo.

Kerugian Ditaksir Capai Rp 50 Juta

BPBD Kabupaten Jepara memperkirakan kerugian akibat insiden ini mencapai Rp 50 juta. Nilai tersebut mencakup kerusakan struktural rumah serta perabotan yang tertimpa reruntuhan bangunan.

Guna meringankan beban korban, BPBD telah menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan awal.

“Kami sudah mengirimkan tim untuk membantu pembersihan puing-puing bangunan dan mendata kebutuhan mendesak bagi keluarga korban,” terang Ali Wibowo.

Bantuan Mendesak Dibutuhkan

Dalam situasi darurat ini, keluarga Halimin sangat membutuhkan bantuan logistik, termasuk makanan, pakaian, dan air bersih.

Selain itu, material bangunan seperti kayu, seng, dan semen juga menjadi kebutuhan mendesak agar rumah dapat segera diperbaiki.

“Kami mengajak warga sekitar dan pihak terkait untuk turut membantu. Saat ini yang paling dibutuhkan adalah logistik kebutuhan dasar dan material bangunan agar rumah korban bisa segera diperbaiki,” imbuhnya.

BPBD juga mengingatkan warga Jepara, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem.

Dengan datangnya musim penghujan, potensi bencana seperti angin kencang dan tanah longsor bisa semakin meningkat.

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Tengah, termasuk Jepara.

Diperkirakan, hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Warga diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama bagi mereka yang rumahnya sudah mengalami pelapukan.

Periksa kondisi atap dan struktur bangunan secara berkala untuk mengantisipasi kejadian serupa,” pesan Ali Wibowo.

Meskipun bencana ini telah menyebabkan kerugian materi yang cukup besar, kepedulian dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu keluarga Halimin untuk segera bangkit dan membangun kembali rumah mereka.

Warga setempat pun diimbau untuk tetap siaga menghadapi kemungkinan bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (ROM)

Editor : Mahendra Aditya
#rumah rusak akibat angin kencang #Nalumsari #rumah rusak akibat angin puting beliung #angin puting beliung #angin kencang #angin tornado #rumah rusak