Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persijap Jepara Gagal Raih Poin Penuh dari Bhayangkara Presisi FC, Kesempatan Promosi Masih Terbuka

Moh. Nur Syahri Muharrom • Jumat, 14 Februari 2025 | 00:01 WIB
KESEMPATAN: Penyerang Persijap Rosalvo Junior menendang bola ke gawang Bhayangkara Presisi FC dalam laga Liga 2 di Stadion GBK Jepara Rabu (12/2).
KESEMPATAN: Penyerang Persijap Rosalvo Junior menendang bola ke gawang Bhayangkara Presisi FC dalam laga Liga 2 di Stadion GBK Jepara Rabu (12/2).

JEPARA, Radar Kudus – Persijap Jepara harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Bhayangkara Presisi Indonesia FC dengan skor 0-0 dalam lanjutan babak 8 besar Liga 2 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Rabu (12/2) malam.

Hasil ini memastikan Bhayangkara FC mengamankan tiket promosi ke Liga 1 musim depan, sementara Persijap masih harus berjuang melalui jalur play-off.

Meski gagal meraih kemenangan di kandang, peluang Laskar Kalinyamat untuk melaju ke Liga 1 belum sepenuhnya tertutup.

Saat ini, Persijap berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup Y dengan koleksi 6 poin.

Namun, posisi ini belum aman karena PSKC Cimahi (5 poin) dan Persela Lamongan (4 poin) masih berpotensi menyalip.

Tantangan berat menanti Persijap di laga terakhir babak 8 besar.

Mereka harus bertandang ke markas Persela Lamongan di Stadion Tuban Sport Center.

Persela, yang saat ini berada di dasar klasemen, juga masih memiliki peluang lolos jika mampu mengalahkan Persijap.

Tak hanya itu, ancaman juga datang dari PSKC Cimahi yang hanya terpaut satu poin dari Persijap.

Menyesal Tak Maksimalkan Laga Kandang

Pelatih Persijap, Widodo Cahyono Putro, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil imbang ini.

Menurutnya, laga kandang seharusnya bisa dimanfaatkan lebih baik untuk mengamankan tiket promosi lebih awal.

“Memang sangat disayangkan. Kami punya kesempatan bermain di kandang, tetapi tidak bisa memaksimalkannya,” ujar Widodo usai pertandingan.

Namun, ia tetap mencoba mengambil sisi positif dari hasil ini. Menurutnya, timnya masih memiliki peluang besar untuk bertarung di babak play-off.

“Sepak bola penuh dengan kemungkinan. Bisa kalah, seri, atau menang. Yang pasti, kami masih punya harapan untuk promosi.

Sekarang yang terpenting adalah fokus menghadapi laga terakhir melawan Persela,” tambahnya.

Tekanan di Laga Penentuan

Dengan hanya satu pertandingan tersisa, Persijap tak punya pilihan selain mengincar kemenangan atas Persela.

Hasil imbang atau kekalahan bisa membuat posisi mereka digeser oleh PSKC Cimahi atau bahkan Persela sendiri.

Sementara itu, Bhayangkara FC yang sudah memastikan tiket promosi tetap berada di puncak klasemen dengan 9 poin.

Persijap di posisi kedua dengan 6 poin, PSKC Cimahi di tempat ketiga dengan 5 poin, dan Persela Lamongan sebagai juru kunci dengan 4 poin.

Dengan situasi yang masih sangat kompetitif, laga terakhir akan menjadi penentu nasib Persijap.

Akankah mereka mampu mengamankan tiket play-off dan menjaga asa promosi ke Liga 1? Semua akan terjawab di laga pamungkas melawan Persela Lamongan. (rom)

Editor : Mahendra Aditya
#babak playoff Liga 2 #jepara #klasemen sementara Grup Y #Bhayangkara Presisi FC #Liga 2 #persijap jepara