JEPARA – Tanah longsor melanda Desa Jugo RT 4/RW 1, Kecamatan Donorojo kemarin dini hari.
Sebuah tebing setinggi 5 meter dan lebar 4 meter longsor setelah semalaman diterpa hujan deras.
Akibatnya, terdapat 1 rumah yang rusak berat akibat tertimpa material longsor tersebut.
Rumah tersebut milik Sulatri, warga Desa Jugo RT 4/RW 1, Kecamatan Donorojo.
Kebetulan, rumah tersebut tepat berada di bawah tebing yang longsor tersebut.
Akibatnya, sebagian bangunan rumah milik Sulatri itu rusak parah. Utamanya di salah satu kamarnya.
”Beruntung, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut,” ungkap Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto melalui Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ali Wibowo kemarin.
Hanya saja, kerugian akibat kerusakan yang terjadi itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Bowo menjelaskan, longsor tersebut terjadi setelah kawasan tersebut diterpa hujan deras semalaman.
”Terjadi hujan deras mengakibatkan tebing longsor menimpa rumah bagian kamar tidur milik ibu Sulastri. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Bowo menambahkan, area yang terjadi longsor tersebut memang jadi salah satu area rawan.
Sebab itu, pihaknya meminta masyarakat agar tetap waspada di tengah musim penghujan yang saat ini masih terjadi.
Diketahui, berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG), pada Januari intensitas hujannya diperkirakan akan sangat tinggi, lalu Februari 2025 jadi tinggi sekali sekaligus jadi puncak musim penghujan.
Intensitas hujan akan mulai menurun saat Maret, dan selesai April. (rom)
Editor : Ali Mustofa