JEPARA - Perpusnas Writers Festival (PWF) 2024 yang terselenggara hampir sepekan di Kabupaten Jepara sukses digelar.
Acara yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Penerbit Perpusnas Press dengan Pemerintah Kabupaten Jepara serta berkolaborasi dengan Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) tersebut, menyedot antusiasme lebih dari seribu peserta.
Ribuan peserta itu terbagi dalam serangkaian kegiatan yang menghadirkan setidaknya 30 pembicara, baik dari nasional maupun daerah.
Pemimpin Redaksi Perpusnas Press Edi Wiyono menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan PWF tahun keempat ini.
"Usai terselenggara di Jakarta pada 2021-2022, dan Bandung pada 2023, PWF 2024 di Jepara ini yang paling meriah. Sangat luar biasa," kesannya saat penutupan acara di Pendopo Kartini Jepara Sabtu (19/10) malam.
Pihaknya bersama tim panitia mengaku bangga dan puas melihat para peserta yang turut aktif selama kegiatan terselenggara.
"Kerja-kerja kolaborasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Jepara, forum taman baca masyarakat ini luar biasa. Terutama para volunteer dan relawan yang menjadi ujung tombak," kesan Edi.
Upaya kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti sampai di sini saja. Melainkan dapat terjalin terhadap kerja-kerja pembumian literasi yang akan datang.
Penyelesaian event bergengsi tingkat nasional tersebut di dalam lingkup daerah disebutkan bukan tanpa alasan.
"Kami memang ingin, justru daerah-daerah yang agak pinggiran (secara geografis, Red) ini lebih tersorot. Apalagi daerah yang memiliki banyak potensi seperti Jepara. Tujuannya untuk mendorong agar penulis pemula bisa muncul di event nasional seperti ini," terangnya.
Tak hanya itu pihaknya membeberkan PWF tahun yang akan datang, dimungkinkan akan diselenggarakan di Kalimantan.
"Bagian dari meriahnya acara PWF 2024 ini juga dihadiri oleh teman-teman penggiat literasi dari luar daerah, bahkan luar Jawa. Ada rekan yang datang dari Kutai Kartanegara juga," ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dikarpus Kabupaten Jepara Hadi Sarwoko mengucapkan rasa terima kasihnya kepada segenap panitia penyelenggara PWF.
"Terima kasih telah mempercayakan PWF 2024 di Jepara, kepada para masyarakat khususnya generasi muda. Dengan ini tentu akan memacu untuk meningkatkan literasi, gaung membaca dan menulis yang menginspirasi ini untuk kemajuan bangsa," sebutnya.
Dengan program lanjutan yaitu inkubator literasi pustaka nasional wilayah Jepara diharapkan dapat memfasilitasi para penulis pemula.
"Di sana (para pelajar, Red) akan kita godok, beri pendampingan dan saring. Semoga bisa memunculkan bibit-bibit penulis baru yang berkualitas," harapnya.
Peneliti dan Penulis di Rumah Kartini, Susindra juga menyebutkan merasa senang dengan terselenggaranya PWF di Jepara.
"Tiap hari dari pagi-sore saya datang. Tidak ada waktu sehari saja untuk tidak membaca tentang Kartini. Semoga dengan ini dapat membawa semangat perubahan," pungkasnya. (fik/zen)
Editor : Ali Mustofa