JEPARA – Rencana pameran mebel dan ukir dengan konsep on the street yang digagas Pemerintah Kabupaten Jepara menemui titik terang.
Kegiatan tersebut akan digelar di sepanjang city walk Jalan Pemuda.
Kegiatan tersebut nantinya bakal diselenggarakan mulai 24 hingga 28 Oktober dengan momen menyambut Hari Sumpah Pemuda.
Itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza kemarin.
Dalam pameran tersebut, nantinya akan ditampilkan berdasarkan klaster.
”Ada yang klaster gebyog, rotan, lalu mebelan outdoor dan sebagainya. Kemarin sekitar 30-an stand-nya. Tapi nanti juga dibarengkan juga dengan pameran UMKM,” paparnya.
Meskipun digelar di Jalan Pemuda, Zamroni menegaskan pameran tersebut tak akan menutup ruas jalan. Pasalnya, stand pameran akan didirikan di atas city walk.
”Kenapa kok di Jalan Pemuda? Ya kami ingin menghidupkan lagi branding Jepara sebagai Kota Ukir. Selain itu, tiap tahun kan sudah diselenggarakan JIF-BW. Ini sebagai bisa jadi pemanasan JIF-BW 2025 nanti,” imbuh Zamroni.
Dengan hadirnya pameran tersebut, diharapkan bisa saling berkesinambungan dengan potensi wisata yang ada di Jepara.
Sehingga antara pariwisata dan produsen mebel bisa saling menguntungkan.
Target pasar dalam pameran tersebut menurut Zamroni memang diprirotaskan untuk konsumen lokal.
Namun, menurutnya tak menutup kemungkinan pasar asing juga bakal hadir dalam momen pameran tersebut.
Pasalnya pameran kali ini berbarengan dengan jadwal pameran furniture tingkat internasional yang ada di Jakarta. (rom/war)
Editor : Ali Mustofa