Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PLN UIK Tanjung Jati B Hijaukan Pesisir Ujungwatu dengan 10.000 Bibit Mangrove, Dukung Konservasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Ugikwp • Senin, 2 September 2024 | 21:29 WIB
Photo
Photo

JEPARA – PLN UIK Tanjung Jati B kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberdayakan masyarakat pesisir.

Kali ini, PLN UIK Tanjung Jati B melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove di Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, pada Senin, 5 Agustus 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program "Kampung Bandeng" yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui budidaya bandeng berkelanjutan serta menjaga ekosistem laut.

Penanaman mangrove ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Penyuluh Dinas Perikanan Jepara, Penyuluh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) II Pati Jawa Tengah, Kepala Desa Ujungwatu, dan seluruh anggota Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan) Sido Maju II.

Sebanyak 9.000 batang Propagul Rhizopora sp. dan 1.000 batang Avicenia sp. ditanam di sepanjang garis pantai desa tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ujungwatu, Sungatono, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan PLN UIK Tanjung Jati B.

Ia berharap penanaman mangrove ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi abrasi dan meningkatkan kualitas lingkungan tambak.

Tri Andi Setiawan, perwakilan dari CDK II Pati, juga mengapresiasi kolaborasi dengan PLN UIK Tanjung Jati B dalam program ini.

Ia menekankan pentingnya penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya mencapai target FOLU Net Sink 2030 yang dicanangkan pemerintah.

Sementara itu, MSB Anggaran dan Niaga PLN UIK Tanjung Jati B, Try Prabowo, selaku PLH SRM KKU PLN UIK Tanjung Jati B, menyampaikan harapannya agar penanaman mangrove ini dapat memberikan dampak positif bagi Pokdakan Sido Maju II dan masyarakat sekitar, terutama dalam memperbaiki kondisi lahan dan kualitas udara.

General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza, turut menegaskan komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Program Kampung Bandeng merupakan salah satu wujud nyata kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir," ujar Dony.

"Kami berharap, penanaman mangrove ini tidak hanya akan melindungi garis pantai dari abrasi, tetapi juga akan memberikan manfaat ekonomi dan ekologis jangka panjang bagi masyarakat Ujungwatu,” harapnya.

Program Kampung Bandeng: Lebih dari Sekadar Menanam Mangrove

Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari program Kampung Bandeng yang lebih luas.

Sebelumnya, PLN UIK Tanjung Jati B telah memberikan berbagai bantuan, antara lain:

- Penyediaan listrik untuk di area tambak beserta lampu penerangannya

- Pembangunan sekretariat dan rumah edukasi sebagai pusat informasi dan pembelajaran

- Pelatihan pembuatan makanan olahan bandeng untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan

- Penanaman tanaman produktif di area tambak untuk mendukung keanekaragaman hayati.

Melalui berbagai upaya ini, PLN UIK Tanjung Jati B berkomitmen untuk mendukung pembangunan Desa Ujungwatu menjadi desa yang mandiri, berkelanjutan, dan memiliki potensi ekonomi yang tinggi.

Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 14, yaitu menjaga ekosistem laut. (*)

Editor : Ali Mustofa
#bandeng #ekonomi #lingkungan #PLN UIK Tanjung Jati B #pesisir #pln #pembangunan desa #abrasi #kesejahteraan #mangrove #pln jepara