Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Perbaikan Rumput Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Terus Dikebut, Begini Progresnya

Moh. Nur Syahri Muharrom • Selasa, 2 Juli 2024 | 22:56 WIB
KEBUT: Petugas mengecek kondisi rumput lapangan Stadion GBK Jepara yang baru saja ditanam.
KEBUT: Petugas mengecek kondisi rumput lapangan Stadion GBK Jepara yang baru saja ditanam.

JEPARA — Pengerjaan lapangan dalam kegiatan renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara akhirnya sudah memasuki tahap penanaman rumput.

Kegiatan ini saat ini terus dikebut. Di mana, proses penanaman rumput mulai dari pemasangan hingga bisa dimanfaatkan diprediksi bisa memakan waktu sekitar 5 bulan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, saat ini penanaman rumput tersebut dilakukan dari sudut sisi utara.

Sembari itu, petugas juga bertahap meratakan area untuk penanaman rumput.

”Lapangan sudah mulai ditanami rumput,” papar Adji Wijayanto, Koordinator Pelaksana renovasi Stadion GBK.

Ia menjelaskan, proses penanaman rumput ini diperkirakan memakan waktu sekitar sebulan lamanya.

Sementara secara total, hingga area lapangan bisa dimanfaatkan, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 5 bulan.

”Khusus lapangan, memang kerja sama dengan subkonsultan khusus,” imbuh Adji.

Diketahui, lapangan Stadion GBK Jepara merupakan salah satu titik yang mendapat atensi.

Pasalnya kondisi lapangan tersebut sejak awal Stadion GBK berdiri tahun 2008 lalu, belum pernah sekalipun direnovasi atau diganti rumputnya.

Oleh sebab itu, dalam renovasi kali ini, lapangan tersebut dibongkar seluruhnya. Bahkan dikeruk hingga lapisan terbawahnya.

Dalam proses penggantian laapangan itu, seluruh sistem drainase dan penyiraman rumput pun diperbaharui.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, ada beberapa item alat penyiraman tanaman yang dipasang di beberapa titik di sekitar lapangan.

Dari informasi yang didapat Koran ini, jenis rumput yang akan dipakai adalah Zoysia matrella atau biasa dikenal dengan sebutan rumput Manila.

Rumput jenis itu dipilih lantaran ideal digunakan di lapangan sepak bola.

Selain tipe Zoysia matrella, rumput jenis Zoysia sendiri memiliki beberapa jenis yang berbeda seperti Zeon zoysia, Emerald zoysia, dan Palisades zoysia. Rumput ini dianggap paling baik untuk ditanam di lapangan.

Rumput Manila memiliki ciri khas warna hijau pekat, berdaun yang rucing, dan rigiditas yang rapat.

Keunggulan rumput ini adalah tingkat elastisitasnya sangat baik.

Itu akan membuat aliran bola bisa bergulir dengan stabil. Sehingga itu akan memudahkan pemain untuk menggiring bola.

Selain itu, rumput ini juga dilengkapi akar yang kuat. Sehingga itu membuat rumput jenis ini tidak mudah terkelupas dan aman ketika bersentuhan langsung dengan pul atau stud sepatu pemain sepak bola.

FIFA sendiri merekomendasikan rumput jenis ini untuk dipakai di stadion sepak bola di negara bersuhu tinggi atau tropis, salah satunya di Indonesia.

Saat ini, sudah ada beberapa stadion yang telah menggunakan rumput jenis ini untuk ditanam di lapanganya, di antaranya Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta, dan Stadio Si Jalak Harupat Bandung. (rom/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#Penanaman rumput #jepara #renovasi #stadion gelora bumi kartini #Jenis rumput