JEPARA - Maraknya kasus kenakalan remaja di kalangan pelajar tak luput dari perhatian aparat kepolisian.
Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan terjun langsung memberikan pembinaan kepada para pelajar SMA sekaligus mencegah kenakalan remaja yang marak dilakukan.
Kapolres Jepara mengajak para peserta untuk berdiskusi dan bertanya seputar permasalahan kenakalan remaja yang sering terjadi di lingkungan sekolah.
Kapolres juga memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang tata tertib lalu lintas dan bahaya narkoba.
Beberapa kenakalan remaja yang berpotensi dilakukan oleh pelajar mulai dari perundungan, perkelahian, geng motor, bolos sekolah, knalpot brong, balap liar, miras, narkoba, hingga pergaulan bebas.
Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menuturkan, bahwa kenakalan remaja mayoritas dipengaruhi oleh pengaruh negatif dari lingkungan luar.
"Kita tidak menampikkan adanya kenakalan remaja, namun itu mayoritas dipengaruhi dari luar ya, tentu ini harus ditindaklanjuti dengan kerjasama dan kolaborasi bersama," ujar Kapolres Jepara saat ditemui usai menjadi narasumber di SMKN 2 Jepara, Senin (22/4).
AKBP Wahyu menyampaikan, setiap kenakalan remaja yang menimbulkan korban tetap diproses hukum sesuai perundang-undangan. Namun, upaya pencegahan lebih penting daripada memproses hukum peristiwa kenakalan remaja.
"Terkait dengan sosialisasi kali ini, merupakan upaya pencegahan kenakalan remaja, ini menjadi kekhawatiran kami yah. Namun secara umum di Kabupaten Jepara masih dapat dikelola dan terkendali," ucapnya.
Kegiatan ini sendiri, merupakan upaya pencegahan terjadinya kenakalan remaja.
Untuk memuluskan atau mendapatkan hasil yang positif, pihak kepolisian tentu harus menggandeng seluruh pihak terkait demi mewujudkan hal tersebut.
"Melalui kerja sama dengan tenaga pengajar, upaya ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan positif bagi para pelajar di wilayah hukum Polres Jepara," pungkasnya. (*)
Editor : Abdul Rokhim