Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Wisata Kuliner di Jepara, Ini Rekomendasi Makanan Khas Paling Mantap yang Wajib Anda Coba!

Dzikrina Abdillah • Sabtu, 13 April 2024 | 13:43 WIB
Beberapa Sajian kuliner khas Kabupaten Jepara yang patut dicoba.
Beberapa Sajian kuliner khas Kabupaten Jepara yang patut dicoba.

JEPARA - Kabupaten Jepara merupakan sebuah kota pesisir yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah.

Jepara tidak hanya terkenal dengan keindahan pantainya, tetapi juga kelezatan kuliner khasnya.

Di balik keindahan alamnya, Jepara menyajikan beragam hidangan yang memikat lidah dan memanjakan pencinta kuliner.

Daerah kelahiran R.A Kartini ini juga memiliki deretan kuliner yang lezat dan ajib untuk dicoba.

Kuliner-kuliner menarik ini bisa Anda temukan di beberapa kawasan Jepara, hingga di tempat-tempat wisata. 

Kuliner di Jepara memang didominasi oleh makanan yang berbahan dasar dari laut seperti ikan.

Meski begitu, ada juga beberapa kuliner khas Jepara yang tidak berasal dari ikan dan memiliki sejarah yang panjang.

Berikut Ini Beberapa Kuliner Khas Jepara yang Patut Anda Coba 

Berikut adalah beberapa kuliner khas dari Kabupaten Jepara:

       1. Pindang Serani

Pindang Serani Kuliner Khas Jepara.
Pindang Serani Kuliner Khas Jepara.

Pindang serani adalah makanan khas dari Jepara berupa semacam sup ikan laut.

Rasa pindang serani merupakan perpaduan rasa pedas, asem dan manis yang umumnya disajikan pada siang hari.

Sajian ikan pindang bening dengan ikan laut ini terasa ringan dan segar.

Pindang serani ini berbeda dengan sajian pindang ikan Betawi.

Pindang serani Jepara tidak mengandung kecap sehingga memiliki kuah yang bening.

Bahan utamanya berupa ikan laut segar, dengan beberapa bumbu khas seperti belimbing wuluh, daun kemangi, tomat, dan bawang daun.

Pindang Serani, masakan ikan satu ini memiliki rasa asam segar yang mampu menutupi aroma amis dari ikan.

Apa lagi diitambah dengan rempah-rempah lainnya yang membuat Pindang Serani ini pasti jadi favorit keluarga.

       2. Horok Horok

Horok horok makanan khas Jepara.
Horok horok makanan khas Jepara.

Horok-Horok merupakan makanan pengganti nasi msyarakat Jepara pada masa pendudukan Jepang.

Sebelum kedudukan Jepang di Jepara, masyarakat Jepara sudah mengonsumsi horok-horok atau makanan tradisional yang terbuat dari sagu atau tepung aren.

Horok-horok ini berbentuk butiran-butiran, bertekstur kenyal, asin, dan berwarna putih kecokelatan.

Pada tahun 1930 horok-horok telah dikonsumsi dan menjadi makanan sampingan bagi warga Jepara.

Sebelum penjajahan Jepang, horok-horok ini hanya diproduksi di beberapa desa, seperti desa Bondo, Kedung Penjaling, dan Jodang. 

Horok-horok merupakan makanan yang terbuat dari tepung aren, berbentuk butiran-butiran menyerupai styrofoam.

Horok-horok memiliki tekstur kenyal, rasa yang asing atau gurih, dan berwarna kecokelatan.

       3. Lontong Krubyuk

Lontong Krubyuk Khas Jepara.
Lontong Krubyuk Khas Jepara.

Lontong Krubyuk merupakan masakan tradisional yang terbuat dari bahan utama lontong yang disajikan dengan kuah kaldu dan berbagai pelengkap

Masyarakat Jepara biasa menikmati lontong ini sebagai menu makan siang.

Biasanya, kuliner khas Jepara, horok-horok ini disajikan dengan sayur dan lauk pauk.

Namun, ada juga yang menyajikan horok-horok dengan sate kikil dan pecel, maupun bakso yang memiliki kuah.

Sebutan lontong krubyuk sendiri berasal dari bahasa Jawa.

Krubyuk atau ngrubyuk artinya berjalan di air atau genangan air.

Nama ini sesuai dengan tampilan hidangan yang mengandung banyak kuah.

Berbeda dengan sajian lontong lain yang biasa jadi menu sarapan, lontong krubyuk justru populer jadi menu makan siang karena kuahnya terasa segar.

Seporsi lontong krubyuk dilengkapi dengan tauge setengah matang, irisan daun seledri, suwiran ayam semur dan kemudian diguyur kuah kaldu bakso.

       4. Opor Panggang Khas Jepara

Sajian Opor Panggang Khas Jepara.
Sajian Opor Panggang Khas Jepara.

Opor Panggang Jepara atau lebih dikenal Opor Panggang Makanan khas bagu warga masyarakat Kabupaten Jepara.

Makanan ini dulunya berasal dari Desa Mayong.

Makanan serupa dikenal juga di Kudus dengan nama Opor bakar Kudus dengan perbedaan teknik memasak dengan dibakar, sedangkan Opor panggang Jepara di panggang menggunakan paso.

Paso adalah wadah berbentuk bak yang terbuat dari tanah liat, yang disini digunakan sebagaimana fungsi oven.

Awalnya bernama "Opor Panggang" karena sesuai prosesnya yaitu di panggang dahulu sebelum di masak opor.

Upaya penjual opor panggang untuk menyakinkan pembeli agar yakin bahwa opor panggang yang dijual asli.

Maka banyak warung yang mengubah namanya untuk itu namanya diubah menjadi "Opor Panggang Jepara" karena Opor Panggang memang aslinya berasal dari Kabupaten Jepara.

Opor panggang adalah opor khas Jepara. Opor ini hampir mirip dengan Opor bakar Kudus.

Opor pangggang Jepara cara membuatnya ayam kampung dimasak dengan kuah opor dahulu, kemudiaan ayam di panggang menggunakan paso,

agi pengidap asma tak perlu khawatir karena opor ini dipanggang bukan dibakar, sehingga aman bagi pengidap asma.

Meskipun banyak yang sudah berpindah menggunakan oven/microwave daripada paso.

Kini masih ada beberapa yang masih mempertahankan resep dengan menggunakan oven tanah liat yaitu paso.

Itu tadi beberapa kuliner khas Kabupaten Jepara yang patut anda coba saat berkunjung.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Jepara, jangan lewatkan untuk mencicipi kelezatan kuliner khasnya yang menggugah selera.

Dari hidangan berbahan ikan hingga makanan pokok, Jepara menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para wisatawan.

Editor : Dzikrina Abdillah
#Panggang #kuliner #jepara #pindang serani #rekomendasi #opor #khas #lontong #horok horok