JEPARA - Suara masuk yang sempat menggelembung hingga 749 di satu TPS di Desa Bringin, Batealit, Jepara, sudah diperbaiki.
Tampak dari data Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) per 15 Februari pukul 12.00 data suara telah berubah menjadi 236 suara.
Sebelumnya, warga sekitar sempat heboh, karena ada surat suara menggelembung di satu TPS.
Gambaran data ini, tampak dari input Sirekap dari TPS 12 Desa Bringin.
Dari input data itu, tampak paslon presiden 02 memeroleh surat suara sah hingga 749.
Padahal jumlah pengguna hak pilih di TPS tersebut hanya 236.
Dari data itu, banyak warga mengasumsikan ada dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pihak tertentu, agar perolehan suara tampak lebih besar.
Kini data sudah diperbaiki. Tampak dari data Sirekap paslon capres-cawapres 01 memeroleh tujuh suara sah, paslon 02 149 suara sah, dan paslon 03 memeroleh 74 suara sah.
Data itu sudah sesuai dengan form C1 yang diunggah.
Anggota KPU Jepara Muhammadun sempat mengungkapkan, data yang ada di Sirekap KPU tersebut, diperbaiki oleh tim KPU. Pihaknya juga berjanji akan terus meng-update bila ditemukan hal serupa.
Setelah perbaikan itu, warga sekitar mengapresiasi perbaikan yang telah dilakukan.
”Karena di medsos (media sosial) ceritanya jadi macam-macam. Seolah ada yang curang. Padahal sebetulnya error di web. Petugas di lapangan sudah menginput angka yang sesuai,” katanya.
Hingga H+2 pencoblosan, data dari TPS juga belum terunggah semua di Sirekap. Terutama hasil rekapitulasi dari DPRD kabupaten.
Huda, ketua KPPS Batealit mengatakan, terkait keanehan data Sirekap yang beredar, akan ada update terus dari KPU, sehingga ada perbaikan data.
”Data dari Sirekap tidak bisa menjadi patokan,” ujarnya. (nib)
Editor : Ali Mustofa